Logo Sulselsatu

Efek Corona, Ekonomi Jepang Minus 27,8 Persen di Kuartal II 2020

Asrul
Asrul

Selasa, 18 Agustus 2020 11:43

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

JAKARTA – Ekonomi Jepang dilaporkan minus 27,8 persen pada kuartal II 2020. Anjloknya ekonomi Negeri Matahari Terbit itu akibat hantaman pandemi Covid-19.

Melansir CNN, secara kuartalan, ekonomi Jepang terkontraksi 7,8 persen. Kantor Kabinet Jepang mengungkap kinerja kuartal II 2020 menjadi yang terburuk sejak pencatatan dengan gaya modern dimulai pada 1980.

Namun, Jepang masih mencatat kinerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan negara ekonomi terbesar lainnya. Pada periode April hingga Juni, Jepang mulai membaik jika dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Jerman yang sama-sama mencatat minus 10 persen dan Inggris yang PDBnya minus 20,4 persen.

Baca Juga : Mulai Pulih dari Pandemi, OJK Bersinergi Perkuat Tata Kelola Demi Mempercepat Pemulihan Ekonomi

Seperti banyak negara lain, kontraksi PDB Jepang sebagian besar disebabkan oleh menyusutnya belanja konsumen karena pembatasan yang diberlakukan untuk menahan Covid-19, serta penurunan ekspor.

Konsumsi, yang menyumbang lebih dari setengah ekonomi Jepang, merosot 8,2 persen pada kuartal II. Pasalnya, bisnis di seluruh negeri tutup selama darurat nasional sepanjang enam minggu pada April dan Mei.

“Meskipun tidak sebesar penurunan yang terlihat di negara-negara maju lainnya, penurunan pertumbuhan kuartal II menandai kontraksi sebanyak tiga kali berturut-turut. Kondisi ini membuat Jepang rentan terhadap guncangan penurunan lebih lanjut,” tulis Oxford Economics dalam sebuah catatan.

Baca Juga : Penyebaran Terkendali, Presiden Jokowi Sebut Sebut Indonesia Jadi Salah Satu Negara yang Berhasil Tangani Pandemi Covid-19

Ada juga kekhawatiran tentang kecepatan pemulihan, meskipun aktivitas rebound mulai terlihat pada Juni dan Juli. Banyak ekonom memperingatkan bahwa berbagai langkah bantuan dalam dua paket stimulus ekonomi awal tahun ini akan berakhir pada September.

Hal ini menimbulkan risiko bagi usaha kecil dan menengah yang merupakan bagian terbesar dari perekonomian Jepang.

“Kurangnya tanggapan kebijakan yang koheren benar-benar menakutkan. Kami membutuhkan tanggapan yang bijaksana, hati-hati, dan luas untuk situasi yang mengerikan ini. Hal inilah yang [Perdana Menteri] Abe dan perusahaan kurangi dalam hal cara mereka melakukan sesuatu,” kata Noriko Hama, seorang profesor di Doshisha Business School.P

Baca Juga : 5 Tips Jitu Cegah Fatigue (Kelelahan) Pandemi COVID-19

Pemerintah Jepang melanjutkan rencana subsidi untuk meningkatkan perjalanan domestik pada pertengahan Juli, tepat ketika kasus virus baru mulai meningkat. Di antara negara G7 yang tersisa, Badan Statistik Kanada memperkirakan PDB kuartal kedua akan berkontraksi 12 persen dari kuartal sebelumnya.

Sementara China diprediksi bisa menghindari resesi dan memperbaiki kinerja terburuknya pada awal tahun ini.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Pemuda Luwu Timur Ikuti Bimtek ‘Berwirausaha di Industri Kreatif 4.0 dalam Pandemi COVID-19’

 

Baca Juga : Pemuda Luwu Timur Ikuti Bimtek ‘Berwirausaha di Industri Kreatif 4.0 dalam Pandemi COVID-19’

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...