Logo Sulselsatu

Menteri PPPA Puji Kinerja PKK Sulsel Soal Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Asrul
Asrul

Rabu, 19 Agustus 2020 17:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menyebut upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilakukan Pemprov Sulsel melalui Tim PKK dan DP3A dari hulu ke hilir layak menjadi contoh di Indonesia.

“Kegiatan nyata, saya sudah tahu karyanya Ibu Lies lebih dari lima tahun, yah tadi itu sudah aksi nyata terkait pemberdayaan perempuan melalui ketahanan pangan, anak-anak, taman baca dan taman bermain dan pusat pelayanan terpadu untuk korban kekerasan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dilakukan dari hulu ke hilir, bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” kata Bintang Puspayoga di RS Labuang Baji, Selasa (18/8/2020).

Saat mengunjungi areal budidaya talas satoimo seluas lima hektar yang terletak di wilayah Gedung Olahraga Sudiang, Menteri Bintang mengatakan, upaya penguatan ketahanan pangan dan mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat merupakan upaya mencegah tindak kekerasan dan pelecehan pada anak dan perempuan dari hulu.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Meningkatnya kasus-kasus kekerasan utamanya selama pandemi karena banyaknya masyarakat yang mulai stres dan tidak berpenghasilan, budidaya talas yang dikembangkan oleh kelompok tani bisa menjaga stabilitas ekonomi dan pangan keluarga, ini merupakan upaya,” ujarnya.

Sementara di hilir, Pemprov Sulsel telah menyediakan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang menyediakan layanan medis, konseling dan pendampingan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan seksual.

“(Layanan) ini tahun sejak tahun 2017, layanan termasuk konseling, kasus kekerasan termasuk medis jika terjadi kekerasan, dalam bentuk pemeriksaaan dan perawatannya, dan kita juga mensupport dari sisi psikologisya, makanya di tim kita itu ada dokter spesialis anak, ada dokter kandungan untuk kasus kekerasan seksual, ada dokter psikiatri, bahkan kita siapkan dua rohaniawan,” jelas Direktur RS Labuang Baji, Andi Mappatoba.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Menerima pujian Menteri Bintang atas kinerja PKK bersama DPPPA Sulsel, Lies mengatakan, kerja tim baik di PKK maupun di DPPPA .

“Alhamdulillah, kerja tim yang luar biasa sehingga kita bisa mencapai hal ini,” kata Lies singkat.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...