Logo Sulselsatu

UEA Cabut Undang-undang Boikot Israel Pasca-normalisasi Hubungan

Asrul
Asrul

Senin, 31 Agustus 2020 08:20

Ilustrasi. (Int)
Ilustrasi. (Int)

JAKARTA – Pemerintah Uni Umirated Arab (UEA) resmi mencabut undang-undang boikot Israel pasca-kedua negara memutuskan normalisasi hubungan.

Presiden UEA Sheikh Khalifa bin Zayed Al-Nahyan mengeluarkan dekrit yang menghapus Undang-Undang Federal tentang pemboikotan Israel pada Sabtu (29/8/2020) waktu setempat.

Dengan dicabutnya boikot itu, UEA mengizinkan Israel melakukan bisnis di negaranya

Baca Juga : VIDEO: Pertemuan 5 Nahdliyin dengan Presiden Israel, Jokowi: Tanyakan ke PBNU

“Ini akan mengizinkan Israel masuk, termasuk membeli dan memperdagangkan barang dan produk mereka dari semua jenis di UEA,” tulis kantor berita resmi UEA, WAM seperti dilansir dari AFP.

UEA akan menjadi negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Langkah tersebut dikutuk oleh Palestina sebagai pengkhianatan.

Perusahaan dan individu di UEA sekarang dapat menjalin kerja sama dengan perusahaan atau individu yang tinggal di Israel.

Baca Juga : UEA Bakal Masukkan Peristiwa Holocaust dalam Kurikulum Pembelajaran Sekolah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik keputusan itu dalam sebuah pernyataan Sabtu malam.

“Ini langkah penting untuk memajukan kemakmuran dan perdamaian di kawasan,” ujar Netanyahu.

Langkah UEA dilakukan menjelang kedatangan delegasi Israel-Amerika Serikat ke Abu Dhabi pada penerbangan komersial pertama dari Israel pada Senin.

Baca Juga : VIDEO: Biadab, Tentara Israel Tangkap Bocah 7 Tahun Saat Belajar di Sekolah

UEA hari ini dijadwalkan menerima kunjungan delegasi Israel dan AS. Delegasi tersebut dipimpin oleh penasihat utama yang juga menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner dan Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben Shabbat.

Mereka akan membahas kerja sama di berbagai bidang termasuk penerbangan, pariwisata, perdagangan, kesehatan, energi dan keamanan.

UEA dan Israel sepakat melakukan normalisasi hubungan pada 13 Agustus. Sejumlah pihak, seperti Iran dan Otoritas Palestina, mengecam keputusan itu.

Baca Juga : Indonesia Hadiri Sidang Umum PBB, Desak Tindak Tegas Kekerasan Israel atas Palestina

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...