Logo Sulselsatu

Kementerian Pertanian Salurkan 76 Ribu Kartu Tani di Kabupaten Gowa

Asrul
Asrul

Sabtu, 05 September 2020 23:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Sebanyak 76 ribu petani di Kabupaten Gowa akan mendapatkan Kartu Tani dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) yang akan disalurkan melalui Bank Negara Indonesia (BNI).

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sugeng Priyanto mengatakan bahwa Kartu Tani ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan membantu para petani miskin atau kurang mampu di Kabupaten Gowa.

“Yang boleh mendapatkan kartu tani adalah pekerjaan utamanya petani yang menggarap lahan 2 ha ke bawah,” kata Sugeng Priyanto, saat menghadiri Audience Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama BNI Cabang Mattoanging di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jumat (4/9/2020).

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Sugeng menyebutkan, perhektarnya Petani yang mendapat Kartu Tani hanya dapat memperoleh 200 kilogram pupuk atau empat karung bagi petani padi. Sementara untuk petani jagung mendapatkan 300 kilogram pupuk perhektarnya.

Selain itu, keberadaan Kartu Tani ini kata Sugeng juga membantu para petani di Kabupaten Gowa untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah yang tentunya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan non subsidi yaitu hanya Rp90 ribu per 50 kilogram atau perkarung.

Sementara jika menggunakan non-subsidi maka harga pupuk mencapai Rp280 ribu per 50 kilogram. Jadi dengan Kartu Tani ini Pemerintah memberikan subsidi pupuk sebesar Rp190 ribu kepada petani kurang mampu.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Menanggapi hal tersebut, Bupati Adnan menyambut baik adanya Kartu Tani yang akan didistribusikan ke Petani Kabupaten Gowa. Tentunya kata Adnan ini akan sangat membantu para petani di Kabupaten Gowa, khususnya di masa Pandemi Covid-19 ini.

Apalagi menurut orang nomor satu di Gowa ini salah satu sektor yang pertumbuhannya positif di masa pandemi Covid-19 ini adalah sektor pertanian. Hal ini karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan masih cukup tinggi. Olehnya itu Adnan berharap Kartu Tani segera terdistribusikan ke masyarakat.

“Kita di Kabupaten Gowa ada 76 ribu kartu tani yang akan diberikan kepada masyarakat. Saya berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama kerja samanya segera dirampungkan Dinas Pertanian. Setelah itu Minggu berikutnya kita sudah bsia distribusikan kepada masyarakat,” harapnya.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

Di tempat yang sama, Pemimpin BNI Cabang Mattoanging, Muhammad Irjan Nasaruddin mengatakan pihaknya akan segera mendistribusikan Kartu Tani tersebut ke petani Kabupaten Gowa di 18 kecamatan. Ia menyebutkan rencana pembagain akan dilakukan pekan depan kepada petani secara langsung.

“Karena total 76 ribu dibagi 18 Kecamatan, jadi cukup banyak dalam satu Kecamatan dan target kami menyelesaikan pembagian ini dalam waktu satu minggu. Secepatnya karena petani sangat membutuhkan Apalagi dalam kondisi pandemi ini,” ujarnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...