Logo Sulselsatu

Pjs Bupati Dilantik 25 September, NA: Kemendagri Larang Namanya Dibocorkan

Asrul
Asrul

Rabu, 09 September 2020 22:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengaku telah menentukan pejabat sementara (pjs) bupati untuk mengisi kekosongan kepala daerah yang kembali maju di Pilkada Serentak 2020 mendatang. Pejabat tersebut akan dilantik 25 September mendatang.

Hal itu disampaikan Nurdin usai menghadiri Musda III Kesatuan Travel Haji dan Umroh Sulsel, di Hotel Claro Sandeq Ballroom, Makassar, Rabu (9/9/2020).

“Pelantikan (Pjs Bupati) itu tanggal 25,” kata Nurdin.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

Hanya saja Nurdin enggan membeberkan nama-nama pejabat eselon II Pemprov Sulsel yang akan dipilih menjadi Pjs bupati pada 7 daerah yang nantinya melaksanakan pilkada serentak.

Kata Nurdin, dirinya diperintahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendragi) untuk tertutup dalam penentuan Pjs Bupati.

“Mendagri larang dibocorkan, makanya kita tertutup,” tukasnya.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

Terkait alternatif Mendragi dalam penentuan Pjs Bupati untuk mengantisipasi kekosongan kepala daerah yang maju dalam Pilkada Serentak 2020 harus dari pusat. Nurdin mengaku hal itu tidak ada dalam aturan.

“Ndak saya kira aturan harus di rubah, tidak bisa aturannya kan sudah ada bahwa plt itu dari eselon dua kantor gubernur, ada aturannya” pungkasnya

Sekedar diketahui, ada tujuh daerah di Sulsel yang diisi oleh pejabat sementara (pjs) bupati selama masa cuti kampanye Pilkada serentak.

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

Adapun 7 daerah yang nantinya diisi oleh PJS antara lain, Selayar, Gowa, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Toraja, Toraja Utara. Kecuali, Bulukumba, Maros, Pangkep masing-masing tetap diisi oleh Bupati mereka sendiri.

Salain itu, Barru juga tidak ada Pjs, mengingat Wakil Bupati Nasruddin AM tidak ikut maju di Pilkada serentak. Sedangkan Makassar saat ini sudah diisi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Prof Rudy Djamaluddin.

Penulis: Jahir Majid

Baca Juga : Taufan Pawe Temui Nurdin Abdullah, Begini Reaksi Relawan

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...