Logo Sulselsatu

Gubernur NA Rencana Tata Pulau Lae-lae Jadi Destinasi Wisata Kuliner

Asrul
Asrul

Minggu, 13 September 2020 15:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mencanangkan pengembangan pusat wisata kuliner baru di Kota Makassar.

Rencananya tempat wisata kuliner ini ada di sekitar kawasan Pulau Lae-lae. Pengembangan tersebut pun akan dijalankan setelah menyelesaikan reklamasi lahan seluas 12 hektare. Reklamasi tersebut rencananya akan dilakukan akhir 2020 mendatang.

Reklamasi yang akan dilakukan di Pulau Lae-Lae sudah masuk tahap sosialisasi. Pulau Lae-lae akan ditata dan dibangun pusat kuliner seafood serta dikelola oleh warga setempat.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Jadi pemerintah kebetulan ini reklamasi yang ada di sini (Center Point of Indonesia). Kita pemerintah masih ada kekurangan kurang lebih 12 hektar,” kata Nurdin Abdullah saat melakukan sosialisasi dan dialog bersama masyarakat pulau, Sabtu (12/9/2020) kemarin.

Lahan 12 hektar ini diharapkan bisa menjadi pemicu ekonomi masyarakat di Lae-lae dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Sekitar 12 hektar, nanti akan kita siapkan pusat-pusat kuliner. Kalau orang mau makan ikan bakar, datanglah ke Lae-lae. Dan siapa pelaku ekonominya adalah masyarakat Lae-lae. Jadi nanti pemerintah akan membangunkan warung-warung ikan bakar,” sebutnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Ia juga meminta masyarakat pulau untuk ditata. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak dipindahkan, justru masyarakat diberdayakan.

“Jadi tidak ada pemikiran pemerintah sedikit pun untuk memindahkan. Bahkan akan kita tata ini menjadi sebuah kearifan lokal, jadi masyarakat bisa diberdayakan di sini,” ucapnya.

Perluasan ini juga akan menjadi tempat masyarakat untuk dapat menikmati sunset.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Untuk penyeberangan juga akan dibangun dermaga dan jalan di pulau juga akan ditata.

“Saya dan Pak wali akan pikirkan supaya ada kepastian masyarakat Lae-lae tinggal di sini. Mohon dukungan kita semua, semoga program kita 12 hektar ini, akan memberikan dampak ekonomi dan peningkatan kesejateraan masyarakat Lae-lae,” pungkasnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 September 2026 15:34
Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, membuka ruang kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam pengembangan pengolaha...
News29 September 2026 15:24
Asmo Sulsel Gaungkan Safety Riding di Makassar Bikers Day Fest 2026
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengajak komunitas sepeda motor menjadi teladan dalam menerapkan keselamatan berkendara melalui edukasi saf...
News29 September 2026 15:00
Ketika Lahan Bekas Tambang Menjadi Rumah Kehidupan
Di tengah kawasan operasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, terdapat hamparan hijau Taman Kehati Sawerigading Wallace...
Metropolitan29 September 2026 14:15
Bawa Misi Angkat Kakao Lokal Sulawesi, Coklatana Sabet Makassar Kuliner Award 2026 Meski Baru Berusia 1 Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Coklatana, pelopor oleh-oleh khas Sulawesi berbasis cokelat, dan juga yang merupakan salah satu produk PT Agrinesia R...