SULSELSATU.com, PAREPARE – Pembangunan Institut Teknologi Habibie (ITH) telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 63 / M / SE / VII / 2018 tentang Prioritas dan Strategi Pendanaan Sarana dan Prasarana.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengatakan, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie masuk dalam kategori Zona Merah atau prioritas kesatu mendapatkan pendanaan sarana dan prasarana berupa pembagunan gedung utama penyelenggaraan perguruan tinggi.
“Guna mendukung dan mewujudkan penyelenggaraan ITH, Pemerintah Daerah akan menghibahkan aset ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Tahun 2020 berupa lahan seluas 36,28 Ha, gedung perkuliahan dan meja belajar,” ujarnya.
Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare
Sekkot Parepare, Iwan Asaad menjelaskan, Pemerintah Daerah juga telah melakukan pembahasan teknis pembukaan program studi (Prodi) bersama Kemendikbud RI dan Universitas Hasanuddin (Unhas). Dimana pada tahap awal ada 3 Prodi yang dibuka, yaitu Prodi Matematika, Prodi Ilmu Komputer/Informatika dan Prodi Sistem Informatika.
“Kita akan laksanakan kerja sama dalam rangka pendirian, penyelenggaraan dan pembinaan Institut Teknologi Habibie. Seperti pengembangan SDM akademik dan non akademik, pengembangan kurikulum bagi Prodi yang akan dibuka, bantuan teknis dosen, sistem IT dan lain-lain. Untuk tenaga dosen dibutuhkan minimal 5 dosen setiap Prodi. Jadi akan ada minimal 15 tenaga dosen yang akan mengajar,” jelasnya.
Penulis: Andi Fardi
Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar