Logo Sulselsatu

Gubernur-Pertamina Bahas Beasiswa untuk Warga Pulau

Asrul
Asrul

Rabu, 16 September 2020 13:14

Gubernur-Pertamina Bahas Beasiswa untuk Warga Pulau

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, bersama General Manager (GM) MOR VII Sulawesi PT Pertamina, Rama Suhut, membahas beasiswa bagi anak-anak yang berasal dari pulau.

Rencananya, Pertamina dan Pemprov Sulsel akan mengarahkan anggaran Corporate Social and Responsibility (CSR) dari Pertamina untuk beasiswa bagi masyarakat asli pulau.

Nurdin Abdullah menjelaskan, selama ini dana CRS belum terarah dengan baik, tapi di masa kepemimpinan dirinya, dana CSR betul-betul dirasakan bagi masyarakat Sulsel.

Untuk tahun 2021 mendatang, Pemprov Sulsel akan mengarahkan anggaran CSR dipusatkan untuk masyarakat pulau. “Tapi CSR-nya bagus. Memang di masa kita terasa sekali. Kita sekarang mulai sentuh pulau, karena memang kita lihat selama ini pulau itu terlupakan. Jadi APBD kita ini cuman berpikir di daratan saja, ternyata ada saudara-saudara kita disana,” jelasnya.

Sponsored by MGID

Sulsel sendiri memiliki 330 pulau. Selama ini pulau-pulau sangat jarang sekali disentuh pemerintah. Olehnya itu, Nurdin Abdullah memusatkan beasiswa bagi masyarakat pulau dengan mendorong untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), serta menyekolahkan anak-anak pulau.

“Saya punya program prioritas, orang pulau menjadi sejahtera, mau jadi perawat, mau jadi guru, ini semua kami prioritaskan,” ungkapnya.

Menurut dia, selama ini banyak tenaga kesehatan maupun tenaga guru yang ditempatkan di pulau-pulau, namun tidak bisa bertahan lama. “Kalau kita tempatkan dokter, paling betah satu dua hari,” ujarnya.

Sementara itu, GM MOR VII Sulawesi PT Pertamina (Persero), Rama Suhut, akan mendukung langkah yang diambil oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Untuk CSR kami akan peduli lingkungan dan usaha kecil dan juga bencana. Khusus untuk pulau-pulau mungkin anggaran CSR nya bisa untuk beasiswa bagi orang-orang yang tinggal di kepulauan,” ungkapnya.

Menurutnya, kebutuhan tenaga guru, perawat maupun dokter sangat dibutuhkan oleh masyarakat pulau. Karena itu, CRS akan dipusatkan guna mensupport beasiswa bagi masyarakat pulau. “Memang harus disekolahkan yang asli di sana. Kalau sudah selesai S1, S2 nanti kembali lagi,” tutupnya. (*)

Penulis: JAHIR MAJID

Editor: ANDI

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video31 Juli 2021 00:46
VIDEO: Momen Kocak Ganjar Pranowo Dicuekin Mendagri Tito Saat Kuker di Jateng
SULSELSATU.com – Momen kocak saat kunjungan kerja (Kuker) Mendagri Tito Karnavian di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (29/7/2021). Dalam vid...
Video30 Juli 2021 23:10
VIDEO: Setelah Viral, Rafael Malalangi Akhirnya Dinyatakan Lulus Seleksi Calon Bintara Polri 2021
SULSELSATU.com – Kisah Rafael Malalangi viral di media sosial lantaran namanya menghilang dari pengumuman kedua Calon Bintara Polri 2021. Rafael...
Pendidikan30 Juli 2021 21:37
Temui Bupati Polman, Rektor UNM Pastikan Mahasiswa KKN UNM di Polman Tetap Lanjut
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Negeri Makassar di Polewali Mandar akhirnya tetap berlanjut. H...
Sponsored by MGID
Video30 Juli 2021 21:15
VIDEO: Jubir Satgas Covid-19 Jeneponto Nyaris Dikeroyok, Oknum Lurah Diduga Provokator
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sebuah video menjadi viral Jubir Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryaningrat, nyaris dikeroyok massa. Oknum lurah diduga...