SULSELSATU.com, MAKASSAR – Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk penanganan Covid-19 belum dicairkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar masih menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menjanjikan waktu dekat ini akan segera mencairkan insentif Nakes.
“Insentif itu sudah siap sebenarnya, hanya tinggal menunggu pembayaran karena kebetulan saat ini kita sedang dilakukan audit oleh BPKP tentang insentif, ini perintah khusus dari pusat melakukan audit tentang insentif nakes,” tutur Naisyah, Kamis (17/9/2020)
Baca Juga : Makassar Terapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Ulang Tahun
Naisyah mengatakan sebelum mencairkan insentif nakes mesti menunggu hasil audit BPKP terlebih dahulu. Pasalnya, insentif nakes ini merupakan insentif khusus.
Ia mengkhawatirkan jika pencairan tak dilakukan tanpa audit BPKP, akan berpotensi menjadi temuan.
“Persyaratan kita paling sudah terima tentang laporan dari BPKP sudah bisa dibayar tapi persyaratan laporannya harus dilengkapi dulu, ” jelasnya.
Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kesehatan Haji Terbaik di Sulsel
“Jadi tidak ada masalah, dalam waktu dekat kita akan bayar. Aman mi nakes kalau sudah diaudit oleh BPKP maksudnya kalau kemarin kodong itu tiba-tiba masuk ke rekeningnya, tiba-tiba harus dikasih pulang kan itu bahaya,” ungkapnya.
Pencairan yang akan dilakukan pihaknya terlebih akan dilakukan untuk para nakes di Puskesmas sebanyak Rp4 Milyar. Dana tersebut kata ia di luar dari insentif nakes untuk RS perawatan Covid-19.
“Rp4 M nanti kita akan salurkan ke nakes untuk Puskesmas, itu di luar dari rumah sakit. Kalau puskesmas sudah lengkapmi data-datanya,” pungkasnya.
Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar