Logo Sulselsatu

Nurdin Abdullah Tegaskan Keluarganya Tak Terlibat Tambang Pasir Pulau Kodingareng

Asrul
Asrul

Jumat, 18 September 2020 14:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah membantah tudingan adanya keterlibatan keluarganya dalam aksi penambangan pasir laut di Pulau Kodingareng, Kepulauan Sangkarrang, Makassar.

Nurdin mengatakan, bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui soal siapa yang melakukan aksi penambangan. Pemprov melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan kata Nurdin hanya memberi izin melakukan penambahan.

“Terkait dengan siapa yang melakukan penambangan sama sekali saya tidak tahu, kami hanya memberi izin bagi yang mengusulkan, jadi sama sekali kami tidak ada perusahaan tambang termasuk anak saya atau keluarga saya tidak ada,” ujar Nurdin.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

Nurdin mengatakan, aksi penambangan yang dikelola langsung oleh PT Royal Boskalis merupakan langkah untuk mengamankan proyek strategis Nasional yang sama sekali tak ada hubungannya dengan silsilah keluarganya.

Jikapun ada aturan yang dilanggar oleh penambangan pasir dikawasan Pulau Sangkarrang, Nurdin mengaku siap mencabut izin penambangan pasir laut tersebut.

“Ya tentu cek kepada yang punya perusahaan, yang pasti saya tidak ada kaitannya sama sekali, kami hanya ingin betul-betul mengamankan proyek strategis nasional yang kedua kalaupun yang nambang melanggar aturan sampaikan datanya, ya kita bisa cabut izinnya, saya bisa cabut izinnya,” tegas NA.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

Sementara itu, Koordinator Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nasional Edo Rakhman mengungkapkan bahwa memang dalam aksi penambangan tak ada keterlibatan Nurdin Abdullah, sebab penambangan tersebut dilakukan oleh PT Royal Boskalis.

Namun dalam relasi politik bisnis sambung Edo, tercatat keterlibatan PT Banteng Laut Indonesia dan PT Nugraha Indonesia Timur. Dua perusahaan ini tercatat dimiliki oleh orang-orang dekat Gubernur Sulsel sebagaimana yang tercantum dalam Dokumen AMDAL dari Kemenkumham.

Kata dia, PT Banteng Laut Indonesia, yang merupakan pemilik konsesi, tempat dimana Boskalis Internasional Indonesia menambang pasir, pemilik/pemegang sahamnya, antara lain Akbar Nugraha sebagai Direktur Utama, Sunny Tanuwijaya sebagai Komisaris, Abil Iksan sebagai Direktur, dan Yoga Gumelar Wietdhianto. Selain Akbar Nugraha dan Abil Iksan, nama Fahmi Islami juga tercatat sebagai pemegang saham di PT Banteng Laut Indonesia.

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

“Dalam aksi penambangan memang tidak ada, karena yang menambang kan kapal Boskalis. Tapi coba cek yang pemegang IUP-nya, coba cek perusahaan Banteng Laut Indonesia,” tukasnya.

Dari sana kata Edo Sangat jelas keterlibatan-keterlibatan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dalam aksi penambangan yang dilakukan oleh PT Royal Boskalis. “Saya kira ini sudah sangat jelas,” pungkasnya. (*)

 

Baca Juga : Taufan Pawe Temui Nurdin Abdullah, Begini Reaksi Relawan

Penulis: JAHIR MAJID

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video10 Agustus 2026 21:39
VIDEO: Peternak Ayam Gelar Aksi di Makassar, Bagi-bagi Telur ke Pengendara
SULSELSATU.com – Sejumlah peternak ayam menggelar aksi damai di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/8). Peternak ayam itu tergabung dalam Pete...
Sulsel10 Agustus 2026 21:13
PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi
Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat....
Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...
Metropolitan10 Agustus 2026 17:52
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya membumikan nilai-nilai hak asasi manusia hin...