SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, membuka acara Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada 2020 di Hotel Claro Makassar, Senin(21/9/2020).
Rakor dilaksanakan dalam rangka menyatukan langkah menghadapi Pilkada serentak. Khususnya, dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Ini akan menyatukan persepsi kita, menyatukan langkah kita dalam rangka mendorong Pilkada. Tentu kita bisa selesaikan tanpa ada masalah. Terutama kita harapkan mudah-mudahan tidak terjadi klaster baru dalam Pilkada ini,” kata Nurdin Abdullah.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK
Ia juga menyampaikan banyak masukan dari berbagai pihak terkait pelaksanaan Pilkada serentak. Demikian juga bahwa pemerintah harus tetap mempersiapkan dengan baik pelaksanaan Pilkada 9 Desember, sesuai yang dijadwalkan.
“Pasangan calon (paslon) untuk tidak melakukan pengumpulan massa. Demikian juga dengan massa pendukung, tetap mengikuti aturan dan imbauan agar penyebaran virus tidak terjadi,” terangnya.
Di Sulsel, kata Nurdin Abdullah, kurang lebih sebulan kasus positif terus terjadi pelandaian dan Rt di bawah satu. Namun beberapa hari terakhir ini menunjukkan tren yang naik.
Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo
“Ini adalah sebuah warning bagi kita bahwa sedikit banyaknya pasti ada impact (dampak) dari tahapan Pilkada yang sementara kita laksanakan,” ujarnya.
Dalam upaya memutus dan menekan Covid-19 ini, peranan paslon sangat besar. Menerapkan protokol kesehatan, termasuk edukasi kepada seluruh tim sukses.
“Insya Allah kita bisa melaksanakan Pilkada ini dengan baik tanpa dihantui dengan kasus corona ini,” harapnya.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar