Logo Sulselsatu

Transaksi Gadai Meningkat, Pegadaian Perketat Protokol Kesehatan

Asrul
Asrul

Rabu, 23 September 2020 20:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Meningkatnya masyarakat yang bertransaksi di Pegadaian membuat Manajemen Kanwil VI Makassar lebih memperketat lagi Protokol Pencegahan Covid-19 di outlet mereka. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penularan virus tersebut.

Alim Sutiono selaku Pemimpin Wilayah menyampaikan bahwa pihanya konsisten menerapkan protokol pencegahan kesehatan di outlet apalagi pada jam tertentu dimana nasabah cukup ramai.

“Kapasitas ruang pelayanan kami kurangi, hanya 50% dari kapasitas ruangan yang tersedia. Nasabah yang ingin bertransaksi juga dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal gun, wajib menggunkan masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).

Baca Juga : Pegadaian Edukasi Investasi Emas Lewat Tring! Golden Run 2026

Pantauan media juga menunjukkan bahwa loket tempat bertransaksi sudah dilengkapi dengan pembatas berupa akrilik atau plastik, hal ini untuk mencegah adanya droplet yang mungkin terjatuh baik dari nasabah ataupun karyawan.

Alim menambahkan bahwa jika ada karyawan yang dinyatakan Positif berdasarkan Hasil PCR maka karyawan tersebut wajib untuk melakukan isolasi mandiri jika tidak menunjukkan gejala.

Sementara jika bergejala akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang telah bekejasama. Selanjutnya outlet atau kantor akan ditutup selama tiga hari untuk dilakukan sterilisasi.

Baca Juga : Konsisten Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Berhasil Salurkan Kredit Rp631,9 Triliun untuk 34,7 Juta Debitur

“Kami senatiasa mengajak masyarakat untuk bertransaksi melalui Pegadaian Digital Service, namun kalaupun harus tetap datang ke outlet wajib untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas IDI Kota Makassar, Wahyudi Muchsin, menyampaikan tanggapan mengenai pelayanan di Pegadaian Wilayah Makassar.

“Untuk karyawan dan nasabah, saya harap tetap mematuhi protokol yang berlaku. Jangan abai, karena seperti yang kita ketahui bersama, wabah Covid-19 ini belum usai. Saya menganggap Pegadaian sebagai salah satu institusi yang paham betul mengenai bagaimana memberlakukan protokol kesehatan dengan baik dan benar, ini terbukti dengan kepedulian Pegadaian untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Makassar melalui pemberian bantuan APD, handsanitizer, dan masker kepada IDI dan masyarakat luas.”

Baca Juga : Pemerataan Ekonomi Nasional, Holding Ultra Mikro BRI Jangkau Jutaan Pelaku Usaha dan Nasabah Tabungan

Sampai dengan 22 September 2020, outstandin loan Pegadaian Kanwil Makassar mencapai Rp6,7 triliun, angka ini naik 25,79% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...