Logo Sulselsatu

Dewan Soroti Pemberian Sanksi dalam Perwali, Kasrudi Sebut Pemkot Cari Jalan Pintas

Asrul
Asrul

Rabu, 23 September 2020 21:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi menyoroti pemberian sanksi pada Peraturan Walikota Makassar nomor 51/2020 dan 53/2020.

Ia mengatakan pemerintah kota mengambil jalan pintas dengan memberikan sanksi dalam perwali penanganan Covid-19

Menurutnya, Perwali hanya sebagai petunjuk teknis penerapan Perwali. Bukan untuk menerapkan sanksi. Kata Kasrudi, pelanggaran hanya diatur melalui Perda.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Kalau mau menerapkan sanksi seharusnya pemerintah kota bersurat ke DPRD, tidak apa-apa terlambat, tapi jangan melalui jalan pintas,” jelas Kasrudi.

Kasrudi menyoroti sikap acuh Pj Walikota yang enggan melakukan swab test pasca kontak langsung dengan penderita Covid-19.

Ia mengatakan penerapan sanksi pada Perwali yang diteken Pj Walikota Rudy Djamaluddin justru bertolak belakang dengan tindakan nyata.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Rudy Djamaluddin yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar ini justru lebih memilih rapid test daripada tes swab sebagai diagnosa awal Covid 19.

Setelah melakukan kontak dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman yang dinyatakan positif Covid-19.

“Ini tidak mencerminkan keteladanan seorang pemimpin. Setidaknya lakukan test swab agar bisa diketahui pasti. Kalau sekedar rapid, saya rasa hanya diagnosa awal saja,” ketus Kasrudi.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

Ia menilai penerapan sanksi pelanggar protokol kesehatan dengan sikap yang ditunjukkan Pj Walikota tak singkron dan tak sejalan dengan aturan yang dibuatnya sendiri.

“Tidak singkron antara aturan dan sikap pembuat aturan,” imbuhnya.

Dalam keterangan sebelumnya, Rudy beralasan dirinya tidak terlalu intens berinteraksi dengan Ketua KPU saat kunjungan kerja ke Makassar, pekan lalu. Hanya dalam sesi foto bersama dirinya berdekatan.

Baca Juga : Hadiri RDP di DPRD Makassar, Taufan Pawe Minta RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai Cucunya Meninggal

Lebih lanjut, kata Rudy, dari hasil rapid itu hasilnya pun non reaktif. Ia yakin dirinya tak terpapar covid, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...