Logo Sulselsatu

Warga Bunga Eja Akui Kinerja DP Hanya Berpihak kepada Masyarakat Kecil

Asrul
Asrul

Kamis, 01 Oktober 2020 13:30

istimewa
istimewa

 

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keresahan guru kontrak, dan guru mengaji terhadap insentif mereka yang terlupakan oleh pemerintah mendapat angin segar dari kandidat Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

“Kita akan buatkan kartu khusus untuk guru kontrak, guru mengaji, pemandi jenazah, guru sekolah minggu. Insya allah mereka semua akan terima insentif bulanan,” ujar Danny di sela dialog dengan warga Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga : Danny Pomanto Bakal Siapkan Kejutan Pada Perayaan HUT Kota Makassar ke-416 Tahun

Danny menegaskan, janji dengan program berbeda. Sebab program punya sebab akibat. Bilamana PAD Makassar menembus 2 triliun maka dipastikan peningkatan kesejahteraan kepada tenaga pendidik tersebut ditingkatkan.

“Doakan kalau kita dapatkan 2 triliun PAD pasti saya akan tambah. Ingatki, di pemerintahan saya kurang korupsi, jadi uang hanya fokuskan untuk masyarakat,” terangnya.

Danny memang prihatin terhadap nasib RTRW yang bertambah kabur, akumulasi kemunduran-kemunduran tersebut semakin memantapkan DP untuk memutuskan maju 1 kali lagi.

Baca Juga : Walikota Tunjuk Pejabat Sementara Direksi Perusda, Dewan: Wujudkan Mimpi Danny-Fatma

“Keluhan-keluhan seperti inilah yang membuat saya semakin terpanggil berbuat untuk rakyat,” ungkapnya.

Danny mengatakan, di visi 2020/2024 nanti program perkuatan keimanan ummat termasuk yang priotitas. “Intinya dalam islam mengaji itu membentuk karakter generasi, bukan hanya mengaji, tapi belajar tafsir,” terangya.

Mendengarkan pemaparan DP, salah satu guru kontrak Ibu Fajrin, yang mengabdi di SD Impres Layang mengaku tak akan berpaling ke calon lain lagi selain DP.

Baca Juga : Kunjungan ke Sulsel, Jokowi Pakai Jaket Oranye Ala Adama, Plt Gubernur Berbatik Lontara

“Sudah lama ditunggu. Kami yakin pak DP sangat care ini, bisa menangani problem yang ada, termasuk kepada nasib guru, dimana insentif guru kontrak selalu terlambat diterima,” keluh Fajrin.

Sementara Syahrul, salah satu guru mengaji di Bunga Eja Beru, mengaku merasaian banyak kemunduran sejak bukan lagi DP wali kota.

“Bayangkan dua lebaran sudah tidak ada insentif teman-teman diperhatikan. Semoga ke depan guru mengaji lebih diperhatikan karena mereka ini pendidik generasi muda dan mendidik ummat,” tutup Syahrul.

Baca Juga : Program Ojol Day, Solusi Ekonomi Danny-Fatma di Tengah Pandemi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...