Logo Sulselsatu

Demo Tolak Omnibus Law di Jeneponto Berakhir Ricuh, Ada yang Pingsan

Asrul
Asrul

Senin, 12 Oktober 2020 21:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan diri dari Gerakan Jeneponto Menolak (Gejolak) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di Gedung DPRD Jeneponto, Senin (12/10/2020). Namun, demo terkait penolakan UU Omnibus Law itu berakhir ricuh.

Dari pantauan sulselsatu.com, kericuhan berawal adanya salah satu oknum anggota Polres Jeneponto mengamankan ban bekas yang hendak di bakar oleh pengunjuk rasa di tengah jalan.

Akibatnya, pengunjuk rasa dan pihak petugas kepolisian saling dorong. Namun beberapa menit kemudian, pengunjuk rasa berhasil membakar ban bekas dan kembali berorasi saling bergantian dengan menuntut 40 orang anggota DPRD Jeneponto menandatangani petisi tolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

“Pasalnya, pada aksi pertama digelar Jumat lalu (09/10/2020), hanya 15 orang anggota DPRD Jeneponto yang mendatangi petisi tersebut lantaran anggota DPRD lainya sedang berada di luar daerah,” ucap orator aksi, Ruslan Rabatini.

“Kedatangan kami disini yakni menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan kami anggap DPR telah mengkhianati rakyat,” sambungnya.

Berselang beberapa menit aksi unjuk rasa berlangsung, tiba-tiba petugas kepolisian nampak kembali saling dorong dengan mahasiswa.

Dengan adanya saling dorong, sejumlah mahasiswa yang ikut berunjuk rasa kena pukulan benda keras milik aparat hingga ada yang pingsan.

Setelah berhasil memukul mundur, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah pengunjuk rasa lantaran diduga sebagai provokator.

Dalam aksi tersebut, hadir memimpin pengamanan aksi, Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijayanto dan Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto. (*)

Penulis: DEDI

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum04 Mei 2026 17:04
Heboh Emak-emak PKL di Jalan Hertasning Makassar Cekcok Diduga Rebutan Lahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Heboh di media sosial (medsos) sejumlah emak-emak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Letjend Hertasning, Kota Makassar...
Pendidikan04 Mei 2026 16:18
Latansa Adelia Putri Bersinar di Hardiknas 2026, Raih Penghargaan dari Bupati Luwu
SULSELSATU.com, LUWU — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi panggung prestasi bagi Latansa Adelia Putri. Siswi SDN 227 Larompo...
Makassar04 Mei 2026 15:45
Laporan Diserahkan Mendadak, Pansus LKPJ DPRD Makassar Jadwalkan Ulang Pembahasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota...
Hukum04 Mei 2026 15:11
2 Pelaku Penikaman di Malakaji Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi Usai Sempat Kabur
SULSELSATU.com, GOWA – dua pria berinisial R dan S, pelaku penikaman di Malakaji, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya menyerahka...