Logo Sulselsatu

Supra: Insentif Rp1 Juta untuk RT-RW Dicetuskan Danny Pomanto

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Minggu, 18 Oktober 2020 17:01

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Supratman mengatakan, informasi yang disampaikan seorang politisi bahwa ide pemberian insentif atau uang perangsang kerja Rp1 juta bukan dari Danny Pomanto perlu diluruskan.

Sebagai salah satu Anggota Badan Anggaran di DPRD Kota Makassar, saat Danny menjadi Wali Kota, Supratman mengaku ide pemberian insentif Rp1 juta untuk merangsang gairah kerja Ketua RT dan RW di Makassar murni berasal dari Danny Pomanto.

“Ide ini sudah ada dituliskan dalam visi misi Pak Danny sebelum terpilih menjadi Wali Kota Makassar. Jadi kalau ada yang bilang Pak Danny bohong, itu keliru,” ungkap Supra, sapaan akrab Supratman, Minggu (18/10/2020).

Setelah Danny terpilih, kata Supra, ide insentif ini tidak bisa langsung diwujudkan. Karena di awal memimpin, Danny Pomanto hanya diwarisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp500 miliar.

Tahun 2016, PAD Makassar meningkat hampir Rp900 miliar. Usulan Danny menaikkan insentif pun belum bisa diterima DPR. Karena janjinya Rp1 triliiun.

Tahun 2017, Danny Pomanto berhasil menaikkan PAD menjadi Rp1,3 triliun.

Dari dasar itu, usulan insentif Rp1 juta untuk Ketua RT dan RW langsung dimasukkan dalam rencana kerja dan anggaran (RKA).

“DPR hanya menyetujui. Jadi kalau ada yang bilang Pak Danny Bohong, itu keliru,” kata Supra.

“Kalau urusan di laut jangan dibawa ke darat. Jadilah politisi yang baik. Kalau program baik. Harus didukung,” tambah Supra.

Meski sering mengkritik kebijakan Danny Pomanto. Supra mengaku tetap mendukung program positif yang bermanfaat bagi warga Kota Makassar.

Selama menjadi Wali Kota, Danny diakui berhasil membuka banyak lapangan kerja. Memberdayakan masyarakat di lorong-lorong.

Seperti merekrut laskar drainase di setiap kelurahan, swakelola anggaran kelurahan, satgas pajak, dan banyak lagi peluang kerja yang terbuka untuk warga.

“Ini adalah salah satu capaian yang luar biasa. Tidak ada alasan, tanggal 9 Desember 2020 harus coblos nomor 1,” ungkap Supra.

Danny memanfaatkan jadwal kampanye di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Minggu, (18/10/2020).

Kampanye tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hadir mendampingi Danny, perwakilan dari partai pengusung dan pendukung. Bersama tokoh masyarakat dan Ketua RT dan RW di Kelurahan Bitowa. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 November 2026 14:28
Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai
SULSELSATU, MAKASSAR – Kasus dugaan jual beli izin reklamasi Pantai Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini naik ke tahap penyi...
Hukum03 November 2026 13:21
Jaksa Usut Dugaan Korupsi Mark-up Pengadaan CCTV AI Disdik Sulsel Rp28 M
SULSELSATU, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mengusut dugaan korupsi mark-up pengadaan kamera pengawas atau...
Aneka03 November 2026 12:40
Asmo Sulsel Bagikan 4 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan
Pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan. Jalan licin, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas dapat ...
Ekonomi03 November 2026 12:25
OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah, Aset Tembus Rp3.307 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah untuk menyatukan arah pengembangan industri keuangan s...