Logo Sulselsatu

Soal Anggaran Honorer, Askar-Pipink: Pemerintah Harus Punya Kreatifitas

Asrul
Asrul

Selasa, 20 Oktober 2020 13:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Tunjangan untuk tenaga honorer senilai 2 juta rupiah adalah perkara yang mudah diwujudkan pasangan calon bupati dan wakil bupati bulukumba nomor urut 2, Askar HL – Arum Spink jika terpilih di Pilkada 9 Desember nanti.

Pasalnya, paslon dengan tagline Bulukumba Asik ini, telah melakukan pengkajian baik intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga program tersebut bisa direalisasikan.

“Banyak yang menganggap itu tidak mungkin. Tapi kami mengatakan ini bukan kemungkinan, ini kepastian yang akan kami wujudkan. Sudah kami kaji dari mana sumber pendanaannya,” ucap Calon Bupati Askar HL, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga : Begini Penjelasan Askar-Pipink soal OTT Timses Bagi Uang

Tenaga Honorer, kata Askar sudah cukup lama menderita karena dituntut untuk memberikan pelayanan maksimal, tapi kesejahteraan mereka tidak diperhatikan.

Padahal, jelas dia, selama ini tenaga honorer lah yang banyak berkontribusi membantu pemerintah memberikan pelayanan maksimal diberbagai sektor.

“Bagaimana mau maksimal pelayanan kalau kesejateraan mereka tidak diperhatikan. Jadi tidak ada alasan, tunjangan tenaga honorer, disemua sektor, mulai Guru, Kesehatan, dan kantor pelayanan publik lainnya, harus dinaikkan ketika kami diberi amanah,” lanjutnya

Baca Juga : Jelang Pencoblosan, Dua Tokoh Nasional Kunjungi Askar-Pipink

Sementara itu, calon Wakil Bupati, Arum Spink mengatakan, selama ini ada perlakukan tidak adil yang diterima tenaga honorer.

“Selama ini pemerintah selalu marah jika ada perusahaan yang memberi upah karyawan dibawah Upah minimum, tapi giliran mereka yang mempekerjakan masyarakatnya sebagai tenaga honorer, upah yang mereka terima jauh dibawah standar,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Pipink sapaan akrabnya, jika dirinya diberi pilihan prioritas utama APBD Bulukumba, apakah membangun infrastruktur atau menambah tunjangan tenaga honorer, maka dirinya akan memilih menambah tunjangan honorer.

Baca Juga : Tiga Komunitas Mobil Pick Up Nyatakan Dukung Askar-Pipink Pasca Debat Publik

Alasannya, kata Dia, Pembangunan infrastrukur bisa dilakukan dengan menggunakan dana bantuan yang diambil dari APBD Provinsi dan APBN.

“Kalau dana bantuan digunakan untuk bayar tunjangan Honorer, maka akan ada temuan. Makanya APBD digunakan untuk membayar tenaga honorer dan pembangunan infrasturkur diambil dari dana hibah provinsi dan Pusat. Itu namanya kreatifitas mengelola anggaran,” tutupnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...