Logo Sulselsatu

Mantan Ketua KAMMI: Fatma Punya Kapasitas Pimpin Makassar Bersama Danny

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Selasa, 20 Oktober 2020 18:01

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Makassar, Karim memberikan support kepada pasangan Moh Ramdan Pomanto-Fatmawati Rusdi. Pemuda milenial ini mengaku kagum dengan sosok Fatma.

Selain perempuan tangguh, kata Karim, mantan anggota DPR RI itu punya jiwa kepemimpinan serta punya pengalaman pemerintahan dan dunia usaha.

“Bu Fatma adalah sosok perempuan yang punya kapasitas untuk memimpin Kota Makassar. Sebagai kota terbesar di Kawasan Indonesia Timur, Makassar harus dipimpin oleh pemimpin yang memiliki kapabilitas, pengalaman dan jaringan yang luas,” kata Karim, Selasa (20/10/2020).

Kombinasi Danny-Fatma, menurutnya, adalah pasangan paling ideal di Pilwalkot Makassar 2020. Apalagi sosok Danny sudah terbukti kinerjanya saat menjabat sebagai wali kota Makassar periode 2014-2019 silam.

“Pak Danny sudah tak diragukan lagi kapabilitasnya. Banyak torehan prestasi yang telah dipersembahkan untuk warga Kota Makassar. Hadirnya Bu Fatma sebagai pendamping Danny akan sangat membantu kemajuan Kota Makassar ke depannya,” tambah Karim.

Pengalaman Fatma sebagai mantan ketua Tim Penggerak PKK di Kabupaten Sidrap dan pernah menjadi anggota DPR RI, katanya, menjadi nilai lebih. Sebab, menurut Karim, Fatma tentu memiliki kapasitas dan jaringan yang luas.

“Apalagi jika kita lihat banyak program strategis yang dicanangkan oleh pasangan ADAMA’. Seperti yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, program milenial dan penanganan kemiskinan. Danny-Fatma juga mencanangkan program penguatan keimanan umat atau penguatan religiusitas warga Kota Makassar,” beber Karim.

Program religiusitas ala Danny-Fatma menarik perhatian Karim. Sebab itu artinya, pasangan Danny-Fatma adalah pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius.

“Beliau religius tidak hanya sebagai individu tetapi juga diaplikasikan dalam bentuk kebijakan. Hal ini diharapkan dapat membentuk pribadi-pribadi yang beriman. Sebab salah satu penyebab tidak terselenggaranya pembangunan dengan baik karena rasa ketuhanan dalam diri mulai luntur,” ujarnya.

“Dengan adanya program ini akan mendorong bagi mereka pelaku kebijakan untuk bekerja dengan baik dan jujur dalam pelayanan,” demikian Karim. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 November 2026 14:28
Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai
SULSELSATU, MAKASSAR – Kasus dugaan jual beli izin reklamasi Pantai Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini naik ke tahap penyi...
Hukum03 November 2026 13:21
Jaksa Usut Dugaan Korupsi Mark-up Pengadaan CCTV AI Disdik Sulsel Rp28 M
SULSELSATU, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mengusut dugaan korupsi mark-up pengadaan kamera pengawas atau...
Aneka03 November 2026 12:40
Asmo Sulsel Bagikan 4 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan
Pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan. Jalan licin, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas dapat ...
Ekonomi03 November 2026 12:25
OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah, Aset Tembus Rp3.307 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah untuk menyatukan arah pengembangan industri keuangan s...