Logo Sulselsatu

Gerakkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Pj Walikota Beri Bantuan ke Petani dan Nelayan

Asrul
Asrul

Jumat, 06 November 2020 14:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Potensi pertanian dan kelautan mampu menjadi penopang ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kota Makassar memberikan perhatian khusus kepada kelompok tani dan nelayan khususnya dalam melengkapi sarana dasar yang menjadi kebutuhan dalam menunjang peningkatan produksi.

Upaya stimulus tersebut terlihat saat berlangsung Musyawarah Tani Abbulo sibatang yang digelar di Kelurahan Barombong, Kamis (5/11/2020). Selain berdialog, ditempat ini, Prof Rudy menyerahkan sejumlah bantuan ke petani dan nelayan berupa hansprayer untuk 16 kelompok tani dan power threser untuk 5 kelompok tani.

Sementara untuk bidang perikanan di serahkan pakan, benih bandeng, benih udang, benih lele, benih nila, dan spinner. Sedangkan untuk bidang kelembagaan di serahkan jaring millenium untuk 17 kelompok.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

“Petani dan nelayan kita harus lebih baik, mereka inilah penyanggah ekonomi di tengah pandemi. Tanpa eksistensi petani dan nelayan, tentu kita akan semakin sulit melewati masa Covid ini,” ujar Prof Rudy.

Musyawarah Tani Abbulo sibatang merupakan forum bersama segenap pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, tim ahli serta para petani dan nelayan untuk menemukan titik temu dari sejumlah potensi masalah yang dihadapi di lapangan. Hasil dari musyarwarah ini akan menghasilkan rekomendasi untuk dilaksanakan secara bersama seluruh kelompok tani dan nelayan, termasuk juga menjadi pertimbangan pada musim tanam berikutnya.

Dalam dialog antara Prof Rudy dengan para kelompok tani dan nelayan, sejumlah persoalan disampaikan yang langsung dijawab dengan sejumlah sejumlah solusi yang segera akan dikerjakan oleh Pemkot Makassar.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Dalam pertemuan ini, juga dihadiri oleh Pakar Pertanian dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Laode Asrul sekaligus juga sebagai narasumber yang memberikan pertimbangan ilmiah dalam menghadapi musim tanam ini. Selain, juga hadir sejumlah pejabat dari Dinas ketahanan pangan dan holtikultura Propinsi Sulsel serta dari Dinas perikanan dan Pertanian Kota Makassar.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...