Logo Sulselsatu

Kasus Video Mesum, Ketua FUIB Pangkep Bilang Memalukan

Asrul
Asrul

Kamis, 12 November 2020 21:32

nonton-video-porno
nonton-video-porno

 

SULSELSATU.com, PANGKEP – Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Pangkep, Alwi Fatahillah menyerukan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang religius pada Pilkada Pangkep 2020.

“Dengan semakin dekatnya pemilihan pemimpin Pangkep, maka saya mengajak kepada seluruh masyarakat Pangkep untuk memilih dan mendukung calon bupati dan wakil bupati Pangkep yang religius dan peduli,” jelas Alwi Fatahillah, Kamis (12/11/2020).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Menurutnya, semua kontestan di Pilkada Pangkep adalah putra-putri terbaik. Namun masyarakat Pangkep diharapkan tetap teliti melihat setiap kandidat sebelum menjatuhkan pilihan.

Yang harus menjadi perhatian juga, tambah Alwi, yakni siapa yang menjadi bagian dari pasangan kandidat tersebut. Dia mencontohkan, soal video mesum mirip petinggi salah satu parpol di Pangkep yang beredar belum lama ini.

“Dalam masyarakat Bugis-Makassar, terkait dengan seksual maka itu dianggap siri. Pada tempo dulu, jika hal tersebut terjadi, maka warga yang melakukan hal tersebut dibuang oleh masyarakat. Nah itu dalam budaya Bugis-Makassar,” ungkap aktivis muslim Pangkep ini.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

Alwi menambahkan, hal ini penting demi mewujudkan pemerintahan yang berintegritas.

“Kedepannya kita perlu mengadakan edukasi kepada masyarakat, agar supaya tidak salah memilih pemimpin lagi. Sangat begitu memalukan jika pejabat/anggota dewan yang melakukan hal seperti itu lagi. Apalagi tahun ini masuk tahun Pilkada, dan kabupaten Pangkep masuk sebagai salah satu kabupaten yang melaksanakan Pilkada. Sehingga perlu adanya peringatan kepada seluruh masyarakat, agar memilih pemimpin yang religius dan peduli, agar tidak lagi terjadi hal yang bisa merusak citra pemerintahan,” urai Alwi yang juga Dewan Pembina FPI Kabupaten Pangkep ini.

Religius yang dimaksud Alwi, yaitu melaksankan praktek agama dan melaksanakannya susuai dengan tuntutan agama. Terlebih lagi, mayoritas masyarakat Pangkep beragama muslim.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

“Terkait kepemimpin yang religius itu adalah sebuah konsep sesuai dengan perbuatannya. Jikalau ada pemimpin yang mengaku religius, tapi tidak sesuai dengan perbuatannya, maka itu bisa dikatakan munafik dan tidak tepat untuk diidolakan sebagai pemimpin,” tambahnya.

Soal religius ini, Alwi melihat ada pada sosok pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi).

“Saya melihat pasangan ini memiliki potensi untuk memimpin dan membawa Pangkep menuju kabupaten yang aman, damai, dan bersih dari prilaku yang senonoh, seperti halnya yang terjadi pada kasus dugaan anggota parlemen yang beredar di sosial media,” pungkasnya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Ajak Emak-emak Berjuang Bersama Anir-Lutfi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....