SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengaku geram. Pasalnya, Pemerintah Kota Makassar belum membayar Honor satgas Covid – 19.
“Saya berharap pemkot makassar segera membayar karena bagaimanapun juga asupan gizi (Satgas) penting karena siapa yang melayani masyarakat kalau gizi nya nda bagus,” kata Wahab, saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, 15 November 2020.
Legislator Golkar itu tak main-main. Ia memberikan batas waktu hingga 13 Desember, sehingga mau tak mau persoalan tersebut harus tuntas.
“Saya desak Pemkot (BPKAD) segera selesaikan tunggakan dan kewajiban Satgas , apalagi data terakhir kasus Covid-19 naik lagi sampai 1. Olehnya hal seperti harus jadi konsen kita,” terang Wahab Tahir.
Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan ada beberapa tahapan yang perlu dilewati sebelum dibayarkan.
Namun, dirinya menjamin bahwa semua petugas yang mendapat SK tugas akan memperoleh haknya.
“Semua diproses di BPKAD. Tapi saya akan cek ulang,” ungkap Rudy.
“Proses pencairan saat ini mesti hati-hati. Sebab, butuh akuntabilitas yang tinggi karena harus sesuai dengan regulasi agar tidak terjadi salah bayar,” sambungnya.
Diketahui, setiap petugas di posko Covid-19 Kota Makassar mendapat honor sesuai SK tugas sebesar Rp75.000 perhari. Bila dikalkulasi dalam satu bulan, petugas mendapat Rp 2,25 Juta.
Honor Satgas Covid-19 Kota Makassar rupanya belum dibayar selama dua bulan.
Terhitung sejak Agustus dan September.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar