images-ads-post

RAPBD Gowa 2021 Rp 2,1 T

Iklan Tengah

 

SULSELSATU.com GOWA – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2021 diproyeksikan sebesar Rp2.144.411.192.835,- untuk belanja daerah. Hal itu diungkapkan Pjs Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi pada Rapat Paripurna Penyerahan RAPBD Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna, Kantor DPRD Kabupaten Gowa, Kamis (26/11/2020).

“Belanja daerah kita mengalami kenaikan sekitar 8,54 persen jika dibandingkan dengan belanja daerah pada APBD perubahan 2020 yaitu Rp 1.975.626.062.446,-. ,” Jelas Aslam.

Aslam membeberkan, belanja daerah 2021 tersebut dirinci dalam beberapa komponen yakni pertama belanja operasi sebesar Rp1.260.090.463.956,- yang didalamnya terdapat peningkatan belanja signifikan terhadap iuran PBI BPJS Kesehatan, kedua belanja modal sebesar Rp 648.811.962.879,-, ketiga belanja tidak terduga sebesar Rp 2.500.000.000,-, dan belanja transfer diproyeksikan sebesar Rp 233.008.765.700,-.

Selain itu untuk pendapatan daerah sebesar Rp 1.841.411.192.535,- , penerimaan pembiayaan sebesar Rp 353.000.000.000,-, dan pengeluaran pembiayaan Rp 50.000.000,-

“Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2021 kami berpedoman pada Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang penyusunan APBD tahun anggaran 2021 dimana pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penanganan pandemi Covid-19,” tambahnya.

Tak hanya itu, pada penyusunan ini Pemkab Gowa juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 8 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, yang mana APBD Tahun Anggaran 2021 merupakan tahun terakhir dari rangkaian 5 (lima) tahunan RPJMD Kabupaten Gowa.

“Perda APBD Tahun 2021 ini memiliki fungsi perencanaan dan nilai yang amat penting dan strategis yang diharapkan menjadi salah satu instrumen utama kebijakan publik untuk mewujudkan percepatan pembangunan kawasan strategis mulai dari bidang infrastruktur, bidang pendidikan, bidang kesehatan hingga pemenuhan belanja mandatory. Sedangkan dana transfer umum dana alokasi umum dan dana bagi hasil paling sedikit dialokasikan 25 persen untuk pemulihan ekonomi,” katanya.

Kendati demikian, Aslam mengaku penyerahan RAPBD Kabupaten Gowa tahun ini sedikit mengalami keterlambatan dikarenakan adanya peraturan baru yang mengharuskan menggunakan aplikasi SIPD dalam penyusunan, sehingga perlu dilakukan penyesuaian dan bimbingan teknis terlebih dahulu kepada jajaran perencanaan penganggaran di seluruh SKPD.

Ia berharap melalui pembahasan Ranperda ini sinergitas antara eksekutif dan legislatif yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah di Kabupaten Gowa tetap terjaga.

“Semoga rancangan ini dapat dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah yang Insyaallah di awal Januari 2021 kita optimis dapat memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat di tengah-tengah keterbatasan anggaran yang ada dan dapat kita hadapi dan atasi bersama,” harapnya.

Editor : Asrul

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

Selle Janji Perjuangkan Jalan yang Menghubungkan Barru dan Soppeng

SULSELSATU.com, SOPPENG - Anggota DPRD Sulsel, Selle Ks Dalle menemui konstituen dalam reses masa sidang ke III tahun 2020-2021, di Perbatasan Soppeng-Barru tepatnya di...

Camat dan Lurah Harus Mampu Redam Kondisi Wilayahnya

SULSELSATU.com, PAREPARE - Camat dan Lurah dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meredam kondisi wilayahnya. Hal itu ditegaskan Wali Kota Parepare, HM...

Plt Gubernur Serahkan Penghargaan ke PLN dan Bank Sulselbar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan piagam penghargaan terhadap PLN UIW Sulselrabar dan Bank Sulselbar di Ruang Rapat Pimpinan...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

VIDEO: Jenazah Ustadz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Pekanbaru

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru, Senin (10/5/2021)....

VIDEO: Innalillah, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru pada Senin...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Sebelum Bertemu dengan Calon Mertua, Lakukan Hal Ini

SULSELSATU.com, Keberanian memang menjadi hal yang utama dalam memutuskan "aku akan menikahinya". Dihadapan orang tua si perempuan. Namun tak jarang, sebelum "nembung" atau istilahnya...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

Enam Perusahaan Dilapor Tak Bayar THR Karyawan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang, mengatakan terdapat enam Perusahaan yang dilaporkan oleh pekerjanya belum membayar Tunjangan...
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Ads Sidebar
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar
Ads Sidebar