Logo Sulselsatu

Sandi Turun Gunung di Pangkep, Pengamat: Anir-Lutfi Rebut Pemilih Milenial dan Emak-emak

Asrul
Asrul

Senin, 30 November 2020 09:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Elektabilitas calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) diyakini terdongkrak pasca kedatangan tokoh nasional, Sandiaga Salahuddin Uno di masa jelang pencoblosan.

Mantan cawapres Prabowo Subianto itu secara khusus datang ke Kabupaten Pangkep untuk mengampanyekan Anir-Lutfi. Agendanya pun terbilang sangat padat. Blusukan di dua pasar, menemui sejumlah tokoh masyarakat hingga bermalam minggu bersama emak-emak dan milenial di kawasan kuliner Bambung Runcing, pada akhir pekan lalu.

Menurut Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf menilai, kedatangan politikus Gerindra itu di Pangkep, sangat efektif menggaet pemilih milenial dan emak-emak jelang pencoblosan.

“Ketokohan itu masih melekat, pengaruhnya masih besar. Tokoh muda, cerdas, energik dan seorang pengusaha. Ketika sosoknya ke Pangkep dan menemui Anir-Lutfi dalam hal membangun sinergitas dan mensupport Anir-Lutfi, maka pengaruhnya begitu besar. Mempengaruhi emak-emak, milenial, para pemuda,” kata Ibnu saat dihubungi, Senin (30/11/2020).

Menurut dia, figur Sandiaga Uno diyakini memberikan efek positif bagi Anir-Lutfi di masa kampanye injury time. “Saya lihat para pemuda yang banyak menjatuhkan pilihannya ke Anir-Lutfi,” tambahnya.

Apalagi, ada sedikit persamaan Sandiaga dan Anir-Lutfi, yang sama-sama berlatar belakang pengusaha. Hal ini juga sejalan dengan program-program yang ditawarkan kandidat nomor urut 4 tersebut.

“Program prioritas Anir-Lutfi seperti kesejahteraan ekonomi rumah tangga Rp10 juta per KK, sangat cocok didiskusikan dengan Sandi untuk membangun usaha kecil misalnya. Membangun pelatihan-pelatihan wirausaha dan sebagainya,” ujar dosen UIN Alauddin Makassar ini.

Makanya, Ibnu menganggap, Sandi punya pertimbangan sendiri sehingga bersedia hadir memenangkan pasangan Anir-Lutfi di Pangkep.

“Datangnya beliau ke Pangkep, saya melihatnya bukan perkara main-main, tidak setengah-setengah. Artinya siap membantu mendukung Anir-Lutfi untuk perubahan yang lebih signifikan. Ke depannya kemajuan Pangkep semakin besar. Misalnya back-up relasi jaringan penguatan aspek ekonomi, pendidikan industri, bakal mensupport dengan program prioritas Anir-Lutfi,” pungkas Ibnu.

Di kampanye Anir-Lutfi, Sandi memang siap membantu Kabupaten Pangkep lebih sejahtera bila Anir-Lutfi mendapat mandat rakyat untuk memimpin lima tahun ke depan. Seperti investasi air bersih hingga berjuang di pusat agar Pangkep mendapat anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sekadar diketahui, Sandi sudah beberapa kali bertandang ke Kabupaten Pangkep. Tepatnya saat kampanye Pilpres 2019 lalu. Hasil Pilpres tahun lalu, Sandi yang berpasangan Prabowo Subianto sukses mengalahkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Kabupaten Pangkep.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...