Logo Sulselsatu

Tak Buru-buru Buka Sekolah, Kadisdik Sulsel Sebut Pemkot Parepare Bisa Jadi Contoh

Asrul
Asrul

Minggu, 03 Januari 2021 14:26

Pelantikan Prof Jufri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (ist)
Pelantikan Prof Jufri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri mengapresiasi langkah Wali Kota Parepare Taufan Pawe yang belum mengizinkan sekolah tatap muka berlangsung pada pada awal 2021.

Menurutnya, di tengah angka kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Sulsel, seseorang kepala daerah sepantasnya mengutamakan keselamatan masyarakat khususnya para pelajar. Apalagi izin sekolah tatap muka memang diserahkan langsung kepada kepala daerah masing-masing.

“Sesuai ketentuan izin membuka tatap muka memang tergantung pimpinan daerah masing-masing. Karena mereka yang mengetahui kondisi terkini di wilayahnya,” kata Prof Jufri kepada awak media, Minggu (3/1/2021).

Mantan Dekan Fakultas Psikologi UNM ini mengatakan, langkah Taufan Pawe bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya. Hal ini juga sejalan dengan harapan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah yang meminta kesabaran pemda dalam menggelar sekolah tatap muka di tengah angka Covid-19 yang terus meningkat. Dirinya juga bakal memperpanjang surat edaran
Belajar Dari Rumah (BDR) sesuai arahan Kemendikbud.

“Sesuai harapan bapak gubernur, kita masih harus bersabar untuk menunggu hasil evaluasi Satgas Covid 19 Provinsi Sulsel,” jelasnya.

Bagi daerah yang mampu kendalikan Covid-19, pihaknya mempersilahkan daerah tersebut memberikan usulan agar bisa melaksanakan sekolah tatap muka. Namun harus tetap mendapatkan persetujuan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk memastikan berjalannya sekolah tatap muka sesuai standar protokol kesehatan.

“Kami juga harapkan koordinasi pemda untuk menyikapi kondisi terkini di setiap daerah yang tentu saja tidak sama pada semua lokasi kecamatan, desa, kelurahan atau dusun. Sehingga dimungkinkan diambil kebijakan sesuai kondisi masing-masing,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengambil sikap untuk menunda sekolah tatap muka yang sebelumnya diagendakan akan dilakukan pada Januari 2021.

Kebijakan yang ditempuh ini kata Taufan, semata-mata karena tidak ingin membahayakan para siswa agar tidak terpapar Covid-19 di masa pandemi ini.

“Saya tidak mau anak-anak kita, siswa-siswi kita pada akhirnya jadi korban. Jadi untuk sementara belum saya izinkan,” tegas Taufan kepada sejumlah awak media.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...