Logo Sulselsatu

Dinkes Gowa Tegaskan Puskesmas dan Nakes Siap Sukseskan Vaksinasi

Asrul
Asrul

Kamis, 07 Januari 2021 22:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Pusat telah melakukan pendistribusian logistik vaksin Covid-19 tahap pertama ke sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tahap pertama ini Gowa menerima sebanyak 2.155 dosis vaksin Covid-19 dari 66.640 dosis vaksin di Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Gaffar mengatakan pemberian vaksin ini akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari tenaga kesehatan, TNI-POLRI, petugas pelayanan publik, kemudian masyarakat.

Untuk tahap pertama ini, Gaffar menyebutkan vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (Nakes) di setiap kecamatan. Hanya saja untuk jumlah setiap kecamatan akan ditentukan sesuai dengan jumlah populasi tenaga kesehatan.

“Tahap pertama ini kita prioritaskan untuk tenaga kesehatan. Karena mereka inilah yang berhubungan langsung dengan pasien,” kata dr Gaffar saat dikonfirmasi, Kamis (7/1/2021).

Lanjutnya, sejauh ini Kabupaten Gowa sudah siap melaksanakan vaksinasi, seperti tempat penyimpanan vaksin. Dirinya menyebutkan seluruh Puskesmas yang jumlahnya 26 sudah dilengkapi dengan tempat penyimpanan khusus vaksin.

“Pendingin cold chain, refrigerator di Dinas Kesehatan ada 8 unit kemudian di Puskesmas ada 28 unit. Karena puskesmas-puskesmas yang besar itu ada yang dapat dua,” jelasnya.

Begitu pun dengan tenaga kesehatan yang akan melakukan vaksinasi (Vaksinator) juga sudah siap di 26 puskesmas. Pihaknya sudah melakukan Pelatihan Vaksinator pada November 2020 lalu.

“Vaksinator kita sebenarnya sudah ahli semua, seperti bidan desa itu sebelumnya mereka sudah vaksinator dan ini sudah program rutin yang sudah bekerja dan mungkin bisa diadaptasi sama dengan vaksin Covid-19. Sisah dipahamkan sedikit saja. Karena tidak satu macam vaksin yang datang untuk tahap awal ini Sinovac yang masuk,” ujarnya.

Agar pelaksanaan vaksin ini berjalan dengan lancar, dirinya berharap ada sosialisasi. Apalagi menurutnya masih ada yang menganggap bahwa vaksin ini berbahaya. Padahal kata dia vaksin ini (Sinovac) sudah melalui pengujian. Dirinya juga berharap masyarakat bijaksana dan jeli melihat sumber-sumber informasi terkait vaksin

“Vaksin ini sama aja dengan vaksin biasa. ada alergi reakasi itu biasa. Pasti ada reaksi alergi, apalagi orang-orang yang biasa memang bawaannya alergi. Saya melihat Sinovac ini bisa kita rekomendasikan karena dipandu langsung oleh Biofarma, diteliti langsung di dalam negeri sebagai uji klinis ketiga,” tambahnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...