SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto mencatat, sebanyak 559 orang yang menjadi korban Gempa di Sulawesi Barat mengungsi ke Jeneponto.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Nirmala Syuaib kepada awak media saat di temui di ruang pola Kantor Bupati Jeneponto, Senin (25/1/2021).
“Jadi Warga Jeneponto yang berwarga di Sulbar sudah 559 orang ada di Jeneponto mengunsi yang sudah kita data dan itu tersebar di 10 kecamatan,” ujar Nirmala.
Dari 10 kecamatan, di Kecamatan Kelara terdapat 334 orang mengunsi. Lanjut kata Nirmala, Dinas sosial telah bergerak mendatangi para pengungsi.
“Kita sudah bergerak sejak tiga hari yang lalu untuk mendatangi para pengungsi,” katanya.
Bahkan kata Nirmala, pihaknya buka hanya sekadar berkunjung biasa, melainkan memberikan support dan bantuan sembako.
“Kita datangi bukan sekedar untuk memberikan bantuan namun juga kita beri semangat, support kepada mereka,” pungkasnya.
Bahkan lanjut Nirmala, pasca kedatangan para pengunsi ini, dinas kesehatan telah memeriksa kesehatanya.
“Selain pemeriksaan kesehatan, Bupati juga memerintahkan para pengungsi dilakukan tes swab,” katanya.
Diketahui, gempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang Sulbar pada koordinat 2.98 LS dan 118.94 BT. Tepatnya, berada di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene dengan kedalaman 10 KM pada Jumat (15/1) lalu sekitar pukul 02.28 WITA.
Data terbaru yang diterima sulselsatu pertanggal (21/1/2021), korban meninggal akibat Gempa di Sulbar sebanyak 91 jiwa, 3 orang belum ditemukan, luka berat 253 orang, luka ringan 679 orang, dan luka sedang 240 orang.
Penulis: Dedi
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar