Logo Sulselsatu

Dukung Karya Sineas Lokal, Rudianto Lallo Nobar Film “De Toeng”

Asrul
Asrul

Jumat, 12 Februari 2021 23:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Makassar – Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo meluangkan waktu menonton karya sineas asal Sulawesi Selatan yang masuk ke dalam layar lebar yakni “De Toeng”.

Politisi Partai NasDem itu memboyong istri tercinta Irnawati Rudianto Lallo dan beberapa kolega yang tergabung dalam Komunitas Anak Rakyat di Studio XXI Mall Panakukang Makassar, Jumat (12/2/2021).

Film genre horor berkisah tentang misteri ayunan nenek yang melegenda di Kabupaten Jeneponto itu mulai tayang di seluruh bioskop se-Indonesia mulai Rabu, 11 Februari kemarin.

Baca Juga : Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo Atensi APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pendidikan di Takalar

Rudianto Lallo mengatakan, sengaja menggelar nobar sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap karya anak Makassar.

“Ini karya sineas lokal. Harus kita dukung. Siapa lagi yang akan mendukung kalau bukan kita-kita ini,” tutur Rudianto Lallo.

Soal kualitas film “De Toeng”, Rudianto Lallo angkat jempol. Menurutnya, tidak kalah dengan film-film dalam negeri produksi sineas yang sudah menasional.

Baca Juga : Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029

“Ceritanya luar biasa, kadang-kadang kita dibuat tegang, serius, sedih dan tertawa. Ada pesan moril dan budaya. Luar biasa karya anak Makassar. Pokoknya “De Toeng” mantap,” puji Rudianto Lallo.

Pria yang dikenal dengan tagline Anak Rakyat itu menambahkan, untuk memajukan dan mengembangkan industri film lokal, ia mengajak masyarakat untuk menyaksikan film yang diproduksi di Jeneponto itu. “Karya-karya lokal mari kita dukung,” demikian Rudianto Lallo.

“De Toeng” diambil dari latar cerita penamaan bukit Toeng atau Toenga di Kabupaten Jeneponto. Film ini dibintangi Waode Sarika, Shen Hasyim, Resyha Nafisa Ziljiani, Putri Amanda, Irfan Darwis, Melyasar, Ridho, Annisa Nurul Rhamdani, Djamal April, Kalam, Agung Lazim, Asmin Amin dan Mulyadi Mustamu.

Baca Juga : Dari Kampung Bontoa untuk Prestasi, Anak Rakyat Cup 1 Hidupkan Sepaktakraw Makassar

Film yang melibatkan seorang indigo saat awal mula penyusunan naskah ini diproduseri oleh Asmin Amin dan disutradarai oleh Bayu Bamungkas. Sesuai dengan genre filmnya, yaitu horor, kisah De Toeng Ayunan Nenek cukup tragis.

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...
News25 September 2026 16:58
BPN Sultra Terbitkan SK Hak 47 Persil GITET 275 kV Kendari
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara menerbitkan Surat Keputusan (SK) Hak untuk 47 persil lahan Gardu Induk Tegan...
Hukum25 September 2026 16:51
Bupati Gowa Husniah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan dan Pengurusan PBG
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri sepakat menetapkan Bupati Gowa Sitti Husnia...
Ekonomi25 September 2026 15:19
LPS Luncurkan Program Pelajar Sulsel Menabung, Sasar 1.000 Pelajar
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan LPS Wilayah III – Sulawesi, Maluku, dan Papua meluncurkan program Pelajar Sulsel Menabung ...