Logo Sulselsatu

Soal Proyek Jalan Metro Tanjung Bunga, Dewan: Baiknya Koordinasi ke Pemprov

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Maret 2021 10:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARDPRD Makassar, tengah mempertimbangkan kebijakan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang berencana mengalihkan anggaran proyek pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar untuk penanganan Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Fasruddin Rusli

Acil sapaannya mengatakan masih akan melihat kebijakan pemerintah kedepannya. Sebab, kebijakan ini berada dibawah naungan Walikota Makassar dan Plt Gubernur Sulsel.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

“Sebenarnya ini tergantung pak Wali, kalau misalkan dia mau berkoordinasi dengan provinsi pasti akan jalan, tapi kita lihat saja ke depan. Pak Gubernur kan dapat masalah, sehingga jadinya pasti akan terganggu, kita lihat saja nanti kebijakannya bagaimana,” ucapnya.

Namun, Acil berharap seluruh pihak terkait perlu berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemprov Sulsel.

Pasalnya, Acil menilai lokasi ini bakal menjadi salah satu ikon di Kota Makassar.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

“Sehingga kami juga bangga kalau ada jalan pedestarian yang sangat besar. Ini merupakan salah satu simbol kemajuan bahwa kota Makassar punya jalan besar, layaknya Jakarta punya Jalan Sudirman, Makassar punya Metro Tanjung,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengalihkan anggaran proyek pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar untuk penanganan Covid-19 dan ia memutuskan tidak akan melanjutkan proyek tersebut.

Namun, Kata Danny, ia akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) hasil keputusannya.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

“Secara undang-undang tata negara, itu tidak sah. Tidak boleh itu dianggap sah. Dan kami akan ambil kembali. Tapi, kami akan menghadap ke pak wagub (Plt Gubernur Sulsel), untuk menyampaikan itu sebagai tata cara etika birokrat,” tandasnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...