Logo Sulselsatu

Polres Jeneponto Tetapkan Satu Orang Tersangka Kasus Penyulundupan Pupuk Subsidi

Asrul
Asrul

Rabu, 10 Maret 2021 23:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sebanyak satu orang resmi ditetapkan tersangka oleh Polres Jeneponto dalam kasus dugaan Penyuludupan pupuk bersubsidi jenis urea ke Kabupaten Gowa pada Jumat, (23/10/2020) lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul dalam konferensi Pers di Mako polres Jeneponto, terkait penetapan tersangka kasus Penyuludupan pupuk subsidi, Rabu (10/3/2021).

“Menetapkan satu orang tersangka inisial AD sebagai sopir karena dia yang mengangkut pupuk tersebut,” ujar Syahrul.

Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta

Sahrul juga menyampaikan, jika tersangka AD ini yang membeli pupuk dari lelaki SR (Pengecer) seharga 130 ribu perkarung dengan maksud akan di jual di kabupaten Gowa.

“Kita belum mengatakan ini (AD) tersangka utama dan yang jelas baru satu yang ditetapkan Tersangka dan tidak menutup kemungkinan nanti akan bertambah tersangka yang terkait dan terlibat dalam kasus ini,” jelas Syahrul.

Kata Syahrul, AD dikenakan pasal pasal 4 ayat 1 huruf a peraturan pengganti UU No.8 tahun 1962 tentang perdagangan barang barang dalam pengawasan jo pasal 2 ayat 1 dan 2 Peraturan Presiden (PP) nomor 77 tahun 2005 tentang penetapan pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan jo pasal 21 ayat 2 Peraturan Menteri dalam Negeri nomor 15/N/BAG/Per/nomor:4/2013 tentang pengadaan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

“Dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda 1 miliar,” jelas Syahrul.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polsek Kelara berhasil mengamankan pupuk jenis urea bersubsidi milik pemerintah berasal dari Desa Samataring, Desa Tombolo dan Kelurahan Tolo Kabupaten Jeneponto, rencananya akan dijual ke Kabupaten Gowa.

Pupuk subsidi tersebut berjumlah 300 zat, yang mana 200 zak asal dari lelaki AR yang dibeli oleh lelaki AD untuk dibawah ke kabupaten Gowa seharga Rp130 ribu perzak dan dari kelurahan Tolo sebanyak 100 zak dari perempuan SK yang merupakan pengecer pupuk.

Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien

Penulis: Dedi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...