Logo Sulselsatu

Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Tidak Beraktivitas di Sekitar Sungai Jeneberang

Asrul
Asrul

Rabu, 10 Maret 2021 14:53

Kondisi air di bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa yang sedang terbuk, Rabu (23/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Kondisi air di bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa yang sedang terbuk, Rabu (23/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang khusus di bagian hilir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Ikhsan Parawansa mengatan saat ini debit air Sungai Jeneberang mengalami peningkatan akibat curah hujan yang tinggi saat ini.

“Saat sudah ada imbau juga dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang untuk masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang bantaran sungai dengan kondisi cuaca ekstrem ini,” kata Ikhsan, saat ditemui di Kantor Bupati Gowa, Rabu (10/3/2021).

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Ikhsan menyebutkan saat ini elevasi bendungan Bili-bili sudah berada diangka 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3). Angka ini kata Ikhsan sudah melewati batas normal dari Bendungan Bili-bili 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3).

“Namun batas-batas ini masih bisa dijaga karena belum sampai pada batas waspada. Ada juga batas waspada elevasi waspada 101,70 mdpl (vol =295.049 juta m3). Elevasi siaga 102,60 mdpl (vol = 310.345 juta m3), elevasi awas 103,30 mdpl (vol =322.516 juta m3),” jelas Ikhsan.

Saat ini pihaknya masih terus memantau kondisi Bendungan Bili-bili dan berkorespondensi dengan BBWS Pompengaan Jeneberang. Hanya saja menurut yang tidak bisa terkontrol adalah arus dari Sungai Jenelata. Karena menurutnya belum ada bendungan yang bisa mengatur debit air.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Dirinya berharap agar curah hujan ini bisa segera reda. Menurutnya sesuai dengan prediksi BMKG siang ini curah hujan juga akan menjadi reda yaitu hujan ringan.

“Kami sendiri sesuai arahan Pak Bupati sudah ada posko. Jadi setiap saat kami stand by 24 jam. Kalau ada kejadian-kejadian kami langsung turun,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA BBWS Pompengaan Jeneberang, Rini S. Harun mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pembukaan pintu pelimpah Bendungan Bili-bili setinggi 2,5 m.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar sungai Jeneberang. Apalagi saat ini hilir Sungai Jeneberang berdasarkan pemantauan dari Bendungan Bissua sudah pada elevasi waspada yaitu di angka 31,98 mdpl. Sementara batas elevasi waspada Sungai Jeneberang: 31,79 mdpl.

“Yang tinggi dari sungai Jenelata, sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat tidak melakukan kegiatan penyebrangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan Bili-bili dan kegiatan lainnya di muara Sungai Jeneberang,” harapnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...