Logo Sulselsatu

Kunjungi Korban Banjir Makassar, Danny: Minta Maafka, Dulu-dulu Nda Begini

Asrul
Asrul

Kamis, 11 Maret 2021 19:41

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto turun langsung melihat kondisi korban pengungsian banjir, Kamis (11/3/2021).
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto turun langsung melihat kondisi korban pengungsian banjir, Kamis (11/3/2021).

SULSELSATU.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto turun langsung melihat kondisi warganya, Kamis (11/3/2021). Lokasi pertama Danny mendatangi perumahan Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Disana, Danny bersama Ketua TP PKK, Indira Yusuf Ismail menemui para pengungsi di Masjid Grand Rahmani.

Para pengungsi melaporkan bahwa mereka belum makan dan dapur umum yang ditunggu sejak hari Rabu kemarin belum ada. Karenanya, Danny miris, langsung mengeluarkan uang di saku celananya dan meminta maaf kepada para pengungsi.

“Minta maafka pak bu. Saya baru sepuluh hari bekerja ini. Saya tidak tahu bahwa kalau sudah menurun sekali kinerjanya SKPD yang terkait. Dulu-dulu tidak begini. Tapi saya janji akan memperbaiki. Hari ini saya yang ambil alih pengananan banjir ini. Mana Pak Lurah, ini uang sekarang kita pergi beli makanan untuk semua orang disini,” ucap Danny.

Setelah itu, Danny menyusuri banjir dengan berjalan kaki ia mau melihat setinggi apa banjir di Kodam III itu. Nyatanya, banjir sudah setinggi dada orang dewasa. “Di Paccerakkang Sungai Biringje’ne namanya itu dangkal bermuara dari Maros menuju Sungai Tallo. Saya akan segera berkoordinasi dengan Balai Pompengan untuk membuat usaha darurat dengan menggali sungai. Kami punya tiga alat ekskavator apung,” jelasnya.

Sementara, untuk di Kecamatan Manggala tepatnya di Blok 5, Danny menemukan adanya saluran air yang lambat, akibat terhalang dengan perumahan-perumahan yang ada. “Di Antang termasuk blok 5 disini adalah perlambatan aliran air keluar ke sungai Tallo. Ini kan airnya berasal dari anak je’ne berang yang meluap. Saya akan berkordinasi dengan pihak perumahan untuk meluruskan jalur air ini,” paparnya.

Secepatnya, kata Danny akan menginisiasi dengan Balai Pompengan. Karena otoritasnya bukan Pemerintah Kota Makassar. “Sambil itu saya akan segera membuat jalur air terlebih dahulu,” pungkasnya. Danny pun berharap air cepat surut dan bisa segera melakukan pengerukan di sungai yang disebutnya dangkal.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi23 September 2026 23:25
HIMA BISDIG FEB UNM Kunjungi BI Sulsel Lewat Company Visit Analytica Journey 2.0
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMA BISDIG), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar melaksanakan...
Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...