Logo Sulselsatu

HUT Kota Parepare, Taufan Pawe Bakal Bangun Covid Centre di RSUD Andi Makkasau

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Maret 2021 17:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare menggelar Peringatan HUT Kota Parepare yang ke-61 tahun. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan ini digelar secara terbatas dan virtual dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare, Sabtu 13, Maret 2021.

Dala sambutannya, Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengapresiasi mengapresiasi Pemprov Sulsel atas segala bantuannya selama penanganan Covid 19 di Kota Parepare. TP juga mengapresiasi Tim Gugus Tugas Covid-19 dan masyarakat yang telah membantu pemerintah daerah dalam mensosialisasikan protokol kesehatan.

“Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid 19, yakni sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi. Selain itu kami juga mengintensifkan 3 T yakni testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (pengobatan yang efektif),” kata Taufan Pawe.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

Ia melaporkan, bahwa kasus terkonfirmasi positif hingga 11 Maret 2021 sudah mencapai 1.411 kasus. 1.339 orang telah dinyatakan sembuh atau tingkat kesembuhan mencapai 95 persen. Sementara untuk kematian mencapai 45 orang atau 3,19 persen.

Ia menjelaskan, dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Melalui PPKM ini, dari 427 RT (Rukun Tetangga) di Kota Parepare, 411 atau 96,25% berada pada Zona Hijau dan tersisa 16 RT atau 3,75% saja yang masih berada pada Zona Kuning.

“Kami berharap nantinya Kota Parepare akan berada di Zona Hijau atau telah terkendali penanganan Covid-19 ini. Penerapan protokol kesehatan dan PPKM diambil sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

Dalam hal Reproduksi Efektif (Rt) dari 24 Februari hingga 9 Maret telah terjadi penurunan dari Rt 1,54 menjadi Rt 1,26. Pemkot Parepare terus berupaya agar Reproduksi Efektif (Rt) nantinya berada di bawah angka 1.

“Dalam upaya pengendalian penyebaran Covid 19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah memprioritaskan kesehatan masyarakat tanpa melupakan pemulihan ekonomi nasional. Sehingga, penerapan protokol kesehatan dan PPKM diambil sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” jelas wali kota berlatar belakang profesional hukum ini.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini menambahkan, RSUD Andi Makkasau Kota Parepare telah melakukan penambahan kamar dan tempat tidur yang diperuntukkan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

Baca Juga : VIDEO: Capres Anies Baswedan Bakal Hadiri Kampanye di Parepare

Awalnya berjumlah 36 tempat tidur, kini bertambah hingga 96 tempat tidur. Hal ini dikarenakan RSUD Andi Makkasau, tidak hanya merawat warga Parepare, melainkan telah menjadi rujukan dari Kabupaten di Sekitar Kota Parepare seperti Sidrap, Pinrang, Barru, bahkan Mamuju, Sulawesi Barat.

“Dalam upaya penanganan Covid 19 ini, Pemerintah Kota Parepare akan membangun Covid Centre di RSUD Andi Makkasau Parepare dengan menggunakan Dana Insentif Daerah Tahun 2021 dan hal ini sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintah Daerah Kota Parepare dalam menangani Covid 19,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Taufan Pawe mengingatkan masyarakat jika saat ini masih dalam suasana Pandemi Covid 19. Untuk seluruh komponen masyarakat senantiasa menaati protokol kesehatan dan mensukseskan vaksinasi agar kasus Covid-19 di Parepare semakin turun hingga benar-benar pulih.

Baca Juga : VIDEO: Pohon Tumbang hingga Kabel Listrik Putus saat Hujan Deras di Parepare

“Selain itu, saya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak takut diberikan vaksinasi karena vaksin ini aman, prosesnya mudah, serta tidak memiliki efek samping yang benar-benar membahayakan. Harapannya, masyarakat dapat menerima dan menyukseskan vaksinasi yang mudah-mudahan dapat segera dilaksanakan dalam lingkup yang lebih luas, sehingga pandemi Covid-19 ini tidak semakin menyebar,” pungkasnya.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...