Logo Sulselsatu

Dewan dan Pemprov Sulsel Sepakat Potong Anggaran OPD Bayar Utang Ratusan Miliar

Asrul
Asrul

Rabu, 24 Maret 2021 20:49

Ilustrasi (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Ilustrasi (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan utang yang melilit Pemprov Sulsel kini dibahas bersama DPRD Sulsel.

Setidaknya. Ada sekitar Rp345 miliar utang Pemprov Sulsel yang belum terbayarkan. Salah satu solusi yang ditempuh adalah memangkas anggaran pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi hasil rapat tadi, dihadiri mitra kerja dan Badan Keuangan Daerah. Masing-masing OPD anggarannya dipotong untuk kemudahan alokasi anggaran yang kurang membayar utang Pemprov,” ujar anggota Komisi D Bidang Pembangunan, DPRD Sulsel, Ady Ansar di kantor dewan setempat, Kota Makassar, Rabu (24/3/2021).

Baca Juga : Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun

Ia mengungkapkan, sepanjang sejarah di Sulsel, baru kali ini pemerintah gagal membayar utang pada pihak ketiga berkaitan sejumlah proyek pembangunan yang sudah selesai. Jumlah utangnya pun cukup besar sehingga harus dilakukan recofusing anggaran pada setiap OPD.

“Jadi utangnya Rp345 miliar itu dari kegiatan pihak ketiga. Tetapi di luar itu, ada lagi temuan potensi utang lain sekitar Rp200 miliar lebih, diperkirakan total utang Pemprov sekitar Rp500 miliar lebih,” beber Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel ini.

Namun demikian, ia menjelaskan, rapat tersebut selain membicarakan potensi adanya penambahan utang, juga dibahas jalan keluar utang Rp345 tersebut kepada pihak ketiga. Sebab, sudah diterbitkan Surat Perintah Membayar atau SPM. Sehingga tidak ada pilihan selain mereview kembali semua anggaran kegiatan di OPD untuk menutupi itu.

Baca Juga : Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang

“Karena (proyek) sudah dikerjakan, dan telah terbit SPM-nya, iya kan. Makanya harus dibayarkan” ungkap Ady.

Sedangkan kebutuhan anggaran sekarang ini yang direview untuk disetujui, sebut dia, meliputi recofusing anggaran 8 persen senilai Rp187 miliar, kemudian pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp77 miliar, serta utang pihak ketiga dalam bentuk SPM sebesar Rp345 miliar, total sebesar Rp609 miliar.

Ia merincikan, khusus untuk utang Rp345 miliar yang harus dibayarkan seperti bantuan hibah diperuntukan bagi rumah ibadah, Masjid, Gereja dan lainnya sebesar Rp14 miliar. Selanjutnya, pengembalian dana Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp25 miliar serta Rp304 miliar utang kegiatan proyek pembangunan yang telah selesai.

Baca Juga : Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN

Sehingga, mencermati persoalan ini, tambah Ady, untuk menutupi kebutuhan anggaran Rp609 miliar tersebut, diambil dari anggaran belanja OPD sebesar Rp266 miliar, selanjutnya bantuan keuangan Rp150 miliar, Biaya Tidak Terduga (BTT) Rp20 miliar dan hibah Rp14 miliar, dengan jumlah Rp450 miliar, hanya saja itu belum mencukupi Rp609 miliar.

“Jadi angka ini yang mesti disiapkan kembali pada kebijakan parsial kedua. Sebab, masih ada, Rp159 miliar sisanya dari Rp609 miliar itu. Inilah membuat kami puyen, itulah yang dicari ini, dimana untuk menutupi itu,” ucapnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...