Logo Sulselsatu

Bupati Gowa Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2020 ke BPK RI Sulsel

Asrul
Asrul

Selasa, 30 Maret 2021 09:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Senin (29/3/2021).

Orang nomor satu di Gowa ini mengatakan penyerahan LKPD kepada BPK merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 191 Ayat 2.

“Dalam peraturan pemerintah ini dijelaskan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah diserahkan kepada BPK paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran selesai,” kata Adnan.

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Adnan menjelaskan bahwa LKPD Kabupaten Gowa tahun 2020 ini telah disusun menyesuaikan perubahan regulasi terkait penatausahaan aset daerah yang baru, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2018 tentang Penggolongan dan Kodefikasi Barang Milik Daerah.

“Sebagai tindaklanjut dari perubahan regulasi tersebut, kami telah melakukan perubahan kebijakan terkait kodefikasi barang milik daerah dan perhitungan penyusunan yang semula dilakukan dengan metode perhitungan tahunan berubah menjadi perhitungan bulanan,” jelas Adnan.

Lebih lanjut Bupati Adnan mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen melakukan perbaikan kekurangan agar meraih pencapaian lebih baik lagi saat ini dan di masa yang akan datang.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Adnan yang mewakili Kepala Daerah yang menyerahkan LKPD berharap BPK selalu memberikan saran, koreksi dan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti untuk perbaikan di masa yang akan datang.

“Kami berharap dengan kerja keras, doa dan kerjasama dari semua pihak, pada tahun anggaran ini, LKPD yang kami serahkan ini bisa kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Wahyu Priyono mengatakan setelah penyerahan ini, BPK akan turun kembali melakukan pemeriksaan penyesuaian terhadap LKPD yang telah diserahkan oleh Pemerintah Daerah.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

“Di dalam melakukan pengujian tim akan mereview dokumen. Tim akan melakukan wawancara dengann pihak yang bertanggung jawab dan tim akan melakukan pengecekan fisik di lapangan,” kata Wahyu Priyono.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten senantiasa mensupport BPK dengan menyiapkan data dan informasi yang butuhkan saat pemeriksaan.

“Harapan kami, LKPD tahun 2020 ini mendapatkan WTP, kami akan berusaha seobyektif mungkin dalam melakukan penilaian,” harapnya.

Baca Juga : Pedagang Pasar Sungguminasa Ungkap Harga Cabai Rawit Sudah Turun

Selain Kabupaten Gowa, turut menyerahkan LKPD pada kesempatan ini Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Pangkep, Sidrap, Sinjai dan Soppeng.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...