SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Toraja Utara terpilih, Yohanis Bassang alias Ombas mengapresiasi sosok Ketua DPD I Taufan Pawe. Bagaimana tidak, sosok TP yang membuat dirinya hijrah ke partai berlambang pohon beringin itu.
Menurut Ombas, Taufan Pawe membuka pikirannya tentang partai politik berintegritas. Dengan konsep paradigma baru Golkar, wali kota Parepare itu mampu memberikan jelas tentang masa depan kader dan cita-cita Partai Golkar.
“Karena visionernya beliau (Taufan Pawe ) saya tidak ragu masuk Golkar. Dengan paradigma baru Golkar, pak ketua merubah pola pikir kita semua dalam bergolkar. Khususnya mengilangkan kebiasaan bayar-bayaran partai,” kata Ombas, Kamis (1/4/2021).
Mantan wakil Bupati Mimika ini menambahkan, pengharaman sogok menyogok di Golkar Sulsel oleh Taufan Pawe bukan sekadar omongan belaka. Hal itu dibuktikan Ombas saat mendapat diskresi saat terpilih Ketua DPD II Golkar Toraja Utara.
“Biar lagi satu sen pun uang saya keluar tidak ada (soal diskresi). Justru kita harus apresiasi Pak Taufan, Golkar memiliki kader seperti ini. Beliau sangat tulus membesarkan Partai Golkar. Beliau tidak mengenal barang seperti itu (bayar-bayaran). Saya sangat bangga dengan ketua saya,” tegas Ombas.
Diketahui, sebelumnya Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Mustafa Raja mengendus adanya dugaan politik transaksi pada Musda Golkar di kabupaten dan kota di Sulsel. Jualannya adalah diskresi oleh Ketua Umum Golkar, Airlangga.
Mustafa mengatakan, Calon Ketua DPD II diiming-imingi soal diskresi oleh DPD I. Hal tersebut akan segera dilaporkan ke Airlangga.
“Setiba di Jakarta hal ini akan saya sampaikan ke ketua umum, sebab langkah seperti ini sudah melanggar aturan organisasi. Jika benar ada transaksional terjadi untuk diskresi, maka jelas ini pelanggaran berat dan pasti ada sanksinya,” tegas Mustafa saat berada di Makassar.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar