SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar zikir dan syukuran bersama terkait penolakan pemerintah atas hasil Kongres Luar Biasa (KLB) kubu Moeldoko di Deli Serdang, Jumat (2/4/2021) malam.
Para kader menggelar syukuran di rumah jabatan Ketua Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe di Jalan Penjernihan Raya, Makassar. Hadir beberapa Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se Sulsel.
“Kami mengundang anak panti asuhan tidak lain untuk berbagi kebahagiaan. Ini salah satu bentuk kesyukuran kita,” kata Ketua Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe.
“Alhamdulillah, malam ini kita bisa bersilaturahmi kembali. Hampir satu tahun lebih kita tidak kumpul karena ada dua hal,” sambung Ulla sapaannya.
Menurut Ulla, selama pandemi Covid-19 pergerakan sangat terbatas. “Namun setelah vaksinasi kita bisa sedikit longgar,” katanya.
Kemudian, lanjut Ulla, adanya sekelompok politisi yang melakukan langkah buruk dengan menggelar KLB di Deli Serdang. “Hal itu juga membuat kita terhambat karena pengurus inti sangat fokus mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi,” jelasnya.
Lebih jauh, Ulla menegaskan setelah Menteri Hukum dan HAM mengumumkan penolakan, maka secara hukum upaya Moeldoko Cs tidak sah. KLB tidak punya legal standing oleh negara.
“Alhamdulillah pemerintah sangat objektif. Dalam kasus ini pemerintah patuh dalam aturan yang ada. Makanya, acara ini kita buat sebagai rasa syukur kita terhadap keputusan Menkum HAM,” sebut Ulla.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar