Logo Sulselsatu

Jelang Ramadan, Polisi di Jeneponto Target Pengguna Knalpot Racing dan Balap Liar

Asrul
Asrul

Rabu, 07 April 2021 19:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Memasuki bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Satlantas Polres Jeneponto kini mulai terus melakukan operasi rutin untuk menekan terjadinya kecelakaan dan balapan liar.

Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Thamrin kepada Sulselsatu.com, Rabu (7/4/2021), mengatakan, ada beberapa kegiatan Satlantas Polres Jeneponto dalam bulan suci ramadan mendatang.

“Memasuki bulan suci ramadan, guna memberikan kenyamanan pada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah tarawih, kita akan menggelar pengerahan anggota di lapangan, baik pagi, sore dan malam hari,” kata Thamrin.

Untuk pagi hari kata Thamrin, anggotanya akan melaksanakan pengaturan seperti biasa dan siang harinya, anggota Satlantas Polres Jeneponto akan mengamankan jalur lalu lintas di tempat tempat perbelanjaan dan tempat yang menjadi titik keramaian.

“Sedangkan untuk malam hari kami akan melakukan pengaturan di masjid masjid yang dipakai untuk melaksanakan salat tarawih yang tentunya menerapkan prokes,” katanya

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Thamrin mengaku akan membentuk tim balap liar.

“Tim ini bertugas untuk menekan dan mencegah terjadinya balap liar yang menjadi salah satu keresahan masyarakat saat subuh hari atau sore hari menjelang buka puasa. Ini dimaksudkan agar saudara saudara kami yang melaksanakan ibadah tarawih, lebih nyaman dan saudara saudara saya yang ingin balap liar bisa kita cegah,” katanya.

Thamrin juga berharap agar pengguna jalan untuk tidak menggunakan kendaraan yang mengeluarkan suara bising yang bisa mengganggu salat tarawih

“Kami juga imbau agar tidak ugal ugalan di jalan atau balap liar. Ini kami maksudkan agar pelaksanaan salat tarawih lebih khusyuk pada bulan ramadan ini,” katanya.

Selain itu, Thamrin meminta dukungan dan partisipasi orang tua untuk tetap serta memantau, menjaga anak anaknya agar tidak melakukan kegiatan kegiatan yang tidak produktif dan bisa menyebabkan kecelakaan atau pelanggaran lalulintas.

“Adapaun sanksi yang akan kita tegakkan ketika ada kendaraan yang terlanjur ditangkap pada bulan suci ramadan apalagi ada potensi akan balap liar. Kami akan mengamankan barang bukti kendaraan tersebut sampai selesai bulan ramadan atau setelah lebaran baru bisa diambil dan tentunya mengembalikan kendaraannya seperti standar dan membawa dokumen sah,” jelas Thamrin.

Penulis: Dedi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar30 Oktober 2026 23:55
Arifin Manggau Optimistis Suara Senat Cukup untuk Melaju ke Putaran Kedua Pilrek UNM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Arifin Manggau, optimistis dapat m...
Pendidikan30 Oktober 2026 22:12
Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia
Mahasiswa Kalla Institute Uwais Abdullah meraih juara pertama kategori Qabaq Style dalam ajang SEAHAWK (Southeast Asian Horseback Archery Warrior Knig...
Bisnis30 Oktober 2026 21:59
Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan sebesar US$896,07 juta atau meningkat 27 persen sepanjang Januari hingga September 2026....
Pendidikan30 Oktober 2026 21:58
Prodi Hukum Bisnis UNM dan Indolaw Bedah Peluang dan Tantangan Carbon Trading
SULSELSATU, MAKASSAR – Program Studi Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Indolaw Office menggelar seminar nasional yang memba...