images-ads-post

Pemprov Fokus Penyekatan Pembatasan di Mamminasata dan Pemudik Luar Sulsel

Iklan Tengah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berfokus penyekatan pembatasan di area Mamminasata untuk penjagaan arus mudik jelang Idul Fitri 1442 H. Area Mamminasata ini mencakup wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar.

“Terkait mudik, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan. Terkait aglomerasi wilayah di Sulawesi Selatan, kebetulan di area perkotaan Mamminasata. Kita akan memperketat pembatasan di wilayah Mamminasata ini,” jelas Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (15/4/2021).

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk penjagaan arus mudik ini nantinya menjelang lebaran. Tentunya dalam penjagaan perbatasan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, karena kita daripada penyambung pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten/Kota harus melihat sejauh mana itu, bagaimana pergerakan orang per orang setiap harinya, maka tentu ada pertimbangan dari Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Plt Gubernur Sulsel pun menghaturkan terima kasih atas kebijakan Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Perhubungan. Menurutnya, Pemprov Sulsel pun berfokus pada arus mudik dari luar Sulsel. Hal itu salah satu upaya mencegah dan menekan penyebaran Covid-19.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 1442 H telah ditetapkan. Moda transportasi mudik dilarang beroperasi mulai 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku untuk semua moda transportasi, diantaranya adalah moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

“Kami berterima kasih atas kebijakan Bapak Presiden yang menginstruksikan dengan tidak adanya penerbangan jelang lebaran. Permasalahan yang paling penting kita ketahui bersama bahwa arus dari luar Sulsel itu menjadi konsen kita dan itu dilakukan dengan pembatasan arus transportasi,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan salat tarawih di masjid, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memberikan ‘lampu hijau’. Hal itu merujuk dari Surat Edaran Kementerian Agama.

“Merujuk surat edaran Menteri Agama republik Indonesia No : SE.03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H. Kita buat surat edaran Nomor 451/3574/B.Kesra tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kita izinkan pelaksanaan tarawih dengan tetap protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

Olehnya itu, dalam memperketat pengawasan protokol kesehatan, melibatkan Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota guna memantau eskalasi perkembangan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini, penyebaran Covid-19 di Sulsel masih relatif terkendali. Tetapi kita terus menekankan protokol kesehatan. Untuk kegiatan lainnya, buka puasa diizinkan dengan pembatasan kapasitas peserta 50 persen dan tidak dengan prasmanan. Jika ingin mengambil penceramah dari luar, maka kita tekankan harus sudah melakukan validasi bahwa mereka sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Mereka diutamakan dari wilayah sekitar dan kita batasi hanya 10 menit untuk ceramah,” terangnya.

Editor: Asrul

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

Selle Janji Perjuangkan Jalan yang Menghubungkan Barru dan Soppeng

SULSELSATU.com, SOPPENG - Anggota DPRD Sulsel, Selle Ks Dalle menemui konstituen dalam reses masa sidang ke III tahun 2020-2021, di Perbatasan Soppeng-Barru tepatnya di...

Camat dan Lurah Harus Mampu Redam Kondisi Wilayahnya

SULSELSATU.com, PAREPARE - Camat dan Lurah dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meredam kondisi wilayahnya. Hal itu ditegaskan Wali Kota Parepare, HM...

Plt Gubernur Serahkan Penghargaan ke PLN dan Bank Sulselbar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan piagam penghargaan terhadap PLN UIW Sulselrabar dan Bank Sulselbar di Ruang Rapat Pimpinan...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

VIDEO: Jenazah Ustadz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Pekanbaru

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru, Senin (10/5/2021)....

VIDEO: Innalillah, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru pada Senin...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Sebelum Bertemu dengan Calon Mertua, Lakukan Hal Ini

SULSELSATU.com, Keberanian memang menjadi hal yang utama dalam memutuskan "aku akan menikahinya". Dihadapan orang tua si perempuan. Namun tak jarang, sebelum "nembung" atau istilahnya...

Enam Perusahaan Dilapor Tak Bayar THR Karyawan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang, mengatakan terdapat enam Perusahaan yang dilaporkan oleh pekerjanya belum membayar Tunjangan...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Ads Sidebar
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar
Ads Sidebar