Logo Sulselsatu

Kasus Penipuan Investor Asal Korsel Sudah Dilimpahkan ke Kejati Sulsel

Asrul
Asrul

Kamis, 06 Mei 2021 18:12

Kasus Penipuan Investor Asal Korsel Sudah Dilimpahkan ke Kejati Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Sulsel akhirnya melimpahkan kasus penipuan yang dilakukan Anton Kamuh terhadap seorang investor asal Korea selatan Shin Yong Ju ke Kejaksaan Tinggi Sulsel, Kamis (6/5/2021)

Seperti diketahui, Shin Yong ang dikenal sebagai Direktur utama PT Seven Energy Indonesia mengaku telah ditipu oleh Anton Kamuh orang kepercayaannya saat membebaskan lahan atau tanah seluas 7,4 hektar.

Lahan tanah tersebut terletak di Desa Tamalate, kecamatan Galesong Utara serta lahan yang ada di Desa Sampulungan Kecamatan Galesong Utara.

Hal ini berawal saat Shin Yong membebaskan lahan pada Januari 2008 namun Anton Kamuh membuat akte jual beli pada 2012 disaat Shin Yong berangkat ke Korea Selatan

Sponsored by MGID

Pelaku atau Anton Kamuh lalu mengurus akta jual beli (AJB) dengan menggunakan surat kuasa palsu. Dalam AJB itu, Anton Kamuh mencantumkan namanya dengan tulisan ‘dirinya bertindak untuk dan atas nama’ Presiden Direktur PT Seven Energy Indonesia

Selanjutnya tulisan bertindak dan atas nama dicoret diduga berdasarkan kesepakatan dengan camat Galesong Utara H Hamzah M Ap dan pejabat BPN Takalar Nuzuliyah.

Tak hanya itu, AJB itu lalu digunakan untuk mengurus dan menerbitkan sertifikat atas namanya. Setelah sertifikat terbit dengan atas namanya maka selanjutnya Anton Kamuh lalu menjual lahan seluas kurang lebih 5 hektar dari 7,4 hektar kepada pihak lain masing -masing untuk Ciendrapuri Gandatama dan (alm) Gaffar Patappe.

Untuk Gaffar Patappe seluas kurang lebih 2 hektar, sedangkan Ciendrapuri kurang lebih 3 hektar. Kini Anton sebagai pelaku telah ditangkap oleh aparat dari Polda Sulsel pada Sabtu di jalan Baji Pa’mai Kota Makassar.

Pada pekan lalu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Turman Sormin Siregar mengakui jika harapan Mr Shin untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap kasus 2014 lalu baru sekarang ada titik terang.

“Nanti setelah Kapolda dan Dirkrimum yang dikawal langsung oleh Kasubdit Ahmad Mariyadi beserta penyidiknya sehingga kasus ini menjadi p21, yang kemudian karena tersangka tidak kooperatif sehingga terbit surat DPO. Alhamdulillah pada hari Sabtu sekitar pukul 15.00 tepatnya dijalan baji pamai tersangka ditangkap,” ujar Kombes Turman, baru-baru ini

Abd Rahman Dg Ngola yang ditugasi untuk hadir di Polda mengaku sangat berterima kasih.

“Kami berterima kasih kepada Kapolda dan jajarannya juga memberikan apresiasi yang setinggi tingginya sehingga kami memiliki kepastian hukum,” ujar Abd Rahman Dg Ngola.

Editor: Asrul

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi20 Juni 2021 20:23
Asmo Sulsel Beri Bantuan CSR Rp300 Juta ke Bupati Mamuju
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total Rp3...
Makassar20 Juni 2021 18:04
Muchlis Misbah Minta Pemkot Makassar Beri Perhatian Khusus ke Guru Mengaji
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Fraksi Hanura Muchlis A Misbah meminta kepada Pemerintah Kota Makassar agar bisa lebih peka lag...
OPD20 Juni 2021 14:56
Pemkot Sudah Siapkan Perda Bantuan Hukum Bagi Warga Miskin Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat Kota Makassar tak perlu khawatir jika menghadapi masalah hukum. Sebab, Pemkot Makassar memberikan bantuan ...
Sponsored by MGID
Sulsel20 Juni 2021 11:59
Pemkot-DPRD Parepare Sosialisasi Perda SPPD, Warga Usul Pagu Wilayah Ditambah Akomodir Anak dan Disabilitas
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali turun sosialisasikan Perda Nomor 2 Tah...