Logo Sulselsatu

Walikota Parepare Ingatkan Orang Tua Agar Edukasi Anak Prokes COVID-19

Asrul
Asrul

Selasa, 08 Juni 2021 22:11

Walikota Parepare Ingatkan Orang Tua Agar Edukasi Anak Prokes COVID-19

SULSELSATU.com, PAREPARE – Sebuah studi di International Journal of Infectious Diseases mengungkap tingginya angka kematian pada anak akibat COVID-19. Disebutkan, kematian terjadi pada 40 persen pasien anak yang terkonfirmasi COVID-19.

Data ini merupakan hasil penelitian di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, yang mencakup 490 kasus suspek atau probable pada anak. Dari angka tersebut didapatkan 50 kasus terkonfirmasi COVID-19, dengan 20 kasus atau 40 persen meninggal dunia.

“Tingkat kematian pada kasus terkonfirmasi COVID-19 pada anak-anak adalah 40 persen,” tulis peneliti dalam jurnal berjudul ‘Mortality in children with positive SARS-CoV-2 polymerase chain reaction test: Lessons learned from a tertiary referral hospital in Indonesia’.

Baca Juga : Pemkot-DPRD Parepare Sosialisasi Perda SPPD, Warga Usul Pagu Wilayah Ditambah Akomodir Anak dan Disabilitas

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe menyikapi serius hasil studi di RSCM itu. Karena itu, Taufan Pawe mengingatkan para orang tua memproteksi anaknya dengan terus mengedukasi untuk disiplin protokol kesehatan.

Sponsored by MGID

“Jangan lengah, terus ingatkan dan edukasi anak-anak kita untuk selalu tegakkan protokol kesehatan. Karena studi di RSCM itu menunjukkan tingkat kematian anak terkonfirmasi Covid-19 sebesar 40 persen,” ingat Walikota bergelar doktor ilmu hukum ini, Selasa, 8 Juni 2021.

Tidak hanya kepada orang tua, Taufan Pawe juga menekankan SKPD terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Parepare harus terus intens mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan kepada setiap lembaga pendidikan, para stakeholder, dan masyarakat umum.

Baca Juga : Memasuki Masa Pancaroba, Dinkes Imbau Waspada Penyakit DBD

“Dua SKPD ini bersentuhan langsung dengan anak-anak, sehingga penting perannya mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat hingga anak-anak tentang urgentnya protokol kesehatan,” imbuh Taufan Pawe.

Walikota berlatar belakang profesional hukum ini tidak henti-hentinya mengingatkan semua elemen masyarakat agar jangan euforia terhadap status Parepare Zona Hijau. Karena situasi dan kondisi bisa berubah jika lengah tidak disiplin terapkan protokol kesehatan.

“Tetap selalu gunakan masker saat ke luar rumah, selalu cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan. Jaga diri ta dan keluarga ta,” pesan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi20 Juni 2021 20:23
Asmo Sulsel Beri Bantuan CSR Rp300 Juta ke Bupati Mamuju
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total Rp3...
Makassar20 Juni 2021 18:04
Muchlis Misbah Minta Pemkot Makassar Beri Perhatian Khusus ke Guru Mengaji
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Fraksi Hanura Muchlis A Misbah meminta kepada Pemerintah Kota Makassar agar bisa lebih peka lag...
OPD20 Juni 2021 14:56
Pemkot Sudah Siapkan Perda Bantuan Hukum Bagi Warga Miskin Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat Kota Makassar tak perlu khawatir jika menghadapi masalah hukum. Sebab, Pemkot Makassar memberikan bantuan ...
Sponsored by MGID
Sulsel20 Juni 2021 11:59
Pemkot-DPRD Parepare Sosialisasi Perda SPPD, Warga Usul Pagu Wilayah Ditambah Akomodir Anak dan Disabilitas
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali turun sosialisasikan Perda Nomor 2 Tah...