Logo Sulselsatu

Launching Program 1 Desa 1 PKBM, Bupati Syamsari: Ini Warisan Saya untuk Masyarakat

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 29 Juni 2021 16:44

Launching Program 1 Desa 1 PKBM, Bupati Syamsari: Ini Warisan Saya untuk Masyarakat

SULSELSATU.com, TAKALAR – Dalam rangka percepatan penuntasan wajib belajar 12 tahun di Takalar, Bupati Takalar Syamsari Kitta meresmikan dua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Selasa, (29/06/2021).

Dua PKBM yang diresmikan antara lain PKBM Asafa Indah yang terletak di Desa Kampung Beru, Kecamatan Polongbangkeng Utara, dan PKBM Sahabat Desa Kalebentang, Kecamatan Galesong.

Diketahui, program ini adalah bagian dari Visi pemerintah untuk mewujudkan Takalar Unggul, Sejahtera dan Bermartabat, melalui gerakan kembali bersekolah di PKBM.

Baca Juga : Terima Bantuan CSR Rp 75 Juta dari Bank Sulselbar, Bupati Takalar: Ini Kepedulian Bagi Pelaku UMKM

Kepala Bapelitbang Rahmansyah Lantara menyampaikan bahwa jumlah PKBM di Takalar saat ini ada 35 yang tersebar di 27 desa dari total 100 desa/kelurahan.

Sponsored by MGID

Dari jumlah tersebut, ada desa yang memiliki 5 PKBM, dan ada desa bahkan yang tidak memiliki PKBM yang menunjukkan ketimpangan dan tidak sesuai dengan amanat pemerintah pusat.

Program inilah yang menjadi landasan program 1 desa 1 PKBM untuk membuat anak-anak putus sekolah kembali bersekolah.

Baca Juga : Penguatan UMKM di Tengah Pandemi, Bupati Takalar Edukasi Pengusaha Mikro

“Selain itu, Landasan paling kuat dari program ini adalah keinginan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk membuat anak-anak putus sekolah kembali bersekolah pada awal masa jabatan beliau.

“Dan PKBM inilah yang akan menjadi wadah untuk anak-anak kita,” papar Rahmansyah.

Kepala Bapelitbang menjelaskan bahwa anak-anak putus sekolah di Takalar mencapai 60 persen lebih.

Baca Juga : Longgarkan Aktivitas UMKM, Bupati Takalar Operasi Kedisiplinan Prokes Pedagang Pasar

Jika dirata-ratakan mencapai hampir 100 ribu lebih anak-anak yang tidak lulus SMA di Takalar, bahkan ada juga yang sama sekali tidak mengenyam pendidikan.

“Dan mulai hari ini, melalui gerakan ini pak Bupati akan mengembalikan anak-anak kita yang putus sekolah kembali bersekolah. PKBM inilah yang menjadi wadah anak-anak kita yang putus sekolah bahkan tidak pernah bersekolah untuk mendapatkan pendidikan dan keterampilan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Takalar Syamsari Kitta, dihadapan para siswa yang didampingi oleh orang tuanya menyampaikan bahwa program ini dalam rangka menuju takalar yang unggul sejahtera dan bermartabat.

Baca Juga : Longgarkan Aktivitas UMKM, Bupati Takalar Operasi Kedisiplinan Prokes Pedagang Pasar

“Karena kita tahu dari hasil pendataan rata-rata lama sekolah 7,91 tahun di Takalar. Dan kita tahu rata lama sekolah di Indonesia itu sekitar 8 tahun lebih. Jadi, ini adalah upaya kita bersama dengan membuat pusat kegiatan belajar yang akan mendorong anak-anak kita yang putus sekolah untuk kembali lagi bersekolah,” jelasnya.

Ia mencontohkan, Di Desa Kampung beru anak putus sekolah jumlahnya kurang lebih 100 anak, inilah yang harus diintervensi bersama dengan anak-anak di Desa lainnya yang harus kembali bersekolah melalui PKBM.

Program ini merupakan program bersama oleh seluruh OPD yang berkaitan seperti Bapelitbang yang menjadi penggagas dari program ini dan tentu dari Dinas Pendidikan dan Opd lainnya.

Baca Juga : Longgarkan Aktivitas UMKM, Bupati Takalar Operasi Kedisiplinan Prokes Pedagang Pasar

“Nanti kita akan memasukkan Perbupnya terkait program-program dari OPD untuk mengisi dari materi PKBM ini agar tidak monoton seperti sekolah formal lainnya, tetapi diberi tambahan Seperti life skill dan local wisdom seperti seni lokal dan khas dari masing-masing desa,” tambahnya.

Life skill kata Bupati bisa diperoleh dengan bekerjasama BLK untuk memberikan keterampilan yang ada dalam program BLK dan untuk seni akan bekerjsama dengan seniman lokal untuk mengajarkan seni tradisional yang menjadi khas dari desa tersebut.

“Dan program ini akan menjadi warisan saya untuk masyarakat ketika masa jabatan saya berakhir tahun depan. Ini akan memberi manfaat kepada masyarakat jika dilaksanakan dengan baik, bahkan jika nanti bupati yang baru ada,” tutupnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video19 September 2021 00:20
VIDEO:Aksi Nakal Bocah Kempeskan Ban Mobil yang Keluar dari Parkiran Megamas Manado
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan aksi sekelompok bocah mengempeskan ban mobil. Dalam video terlihat beberapa bocah mengempeskan ban ...
Video18 September 2021 21:42
VIDEO: Begini Penampakan Desain Stadion Mattoanging
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) belum lama ini melakukan penandatanganan kontrak dengan PT Ar...
Ekonomi18 September 2021 21:12
PLN Gelar Pelatihan Videografi dan Beri Bantuan Gapura Wisata Cendol Malino
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PLN berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha kecil mikro dan menengah serta pembe...
Sponsored by MGID
Video18 September 2021 19:10
VIDEO: Tarik Motor Kredit Macet, Kantor Finance di Karawang Dihancurkan Massa
SULSELSATU.com – Sebuah video CCTV memperlihatkan sekelompok orang menghancurkan fasilitas kantor finance. Kejadian itu terjadi di kantor financ...