Logo Sulselsatu

Andi Nirawati Dukung Walikota Makassar Terapkan PPKM Darurat

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Juli 2021 20:43

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Partai Gerindra Sulsel, Andi Nirawati (Anir) mendukung wacana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Makassar.

Dukungan ini merespon pernyataan Walikota Makassar M Ramdhan Pomanto dalam mewaspadai lonjakan drastis kasus Covid-19.

Anir mengatakan, langkah antisipatif Danny Pomanto dengan usulan PPKM Darurat merupakan langkah tepat. Sebab, angka positif Covid-19 di Makassar cukup tinggi karena banyaknya pasien Covid-19 dari daerah lain di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dirujuk ke Makassar.

Baca Juga : OPINI: Siap Mengawal Anggaran Pengangkatan PPPK Menjadi ASN

“Apalagi Tim Detektor Covid-19 juga menemukan satu keluarga terpapar Covid 19 di RT1/RW 1, Kelurahan Baru dan pria yang ditemukan terbaring di sekitar Dermaga Kayu Bangkoa Makassar,” ucap Anir.

Mantan legislator DPRD Sulsel ini menegaskan, aspek keselamatan jiwa warga dan aspek perekonomian menjadi tantangan pemerintah dalam menghadapi Covid-19.

“Untuk itu, pastikan ketersediaan obat anti virus AVIGAN, Vitamin C dosis 1.000mg serta oksigen,” papar Anir.

Baca Juga : Andi Nirawati Ajak Warga Pangkep Aktif Awasi Penggunaan Anggaran Pemerintah

Selain itu, lanjut mantan calon bupati Pangkep ini, perlu merekrut relawan tenaga kesehatan (nakes) sebagai komponen cadangan jika tenda-tenda darurat harus dibangun.

“TNI & Polri serta Satpol PP sebagai tiga pilar pengamanan harus didukung. 24 kabupaten dan kota se-Sulsel mesti memiliki skenario terburuk,” pungkas Anir, Founder Ontime UMKM.

Sebelumnya, Danny Pomanto mengatakan bahwa angka positif Covid-19 di Makassar cukup tinggi karena banyaknya pasien Covid-19 dari daerah lain di (Sulsel) yang dirujuk ke Makassar.

Baca Juga : Kamrussamad Minta 7 Kemenko Perkuat Akuntabilitas RAPBN 2027, Tegaskan APBN Harus Berdampak ke Rakyat

“Kalau ditumpukan di satu tempat (di Makassar semua), takutnya nanti membuat Makassar jadi status merah kemudian PPKM darurat turun, ekonomi mati. Padahal ini akibat daripada bukan internal Makassar, itu persoalannya,” ujar Danny di Balai Kota Makassar, Senin (5/7/2021).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...