Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Komitmen Lunasi Tunggakan Insentif Nakes, Demi Optimalisasi Penanganan Covid-19

Midkhal
Midkhal

Selasa, 13 Juli 2021 12:34

Taufan Pawe.
Taufan Pawe.

SULSELSATU.com, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare segera mencairkan tunggakan insentif tenaga kesehatan (nakes) periode Oktober hingga Desember 2020.

Kepala BKD Kota Parepare, Jamaluddin Achmad mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk itu.

Proses selanjutnya menunggu permintaan dari SKPD disertai hasil validasi dari tim APIP atau Inspektorat.

Baca Juga : Kabar Gembira! Warga Parepare Pasien Covid Isoman di Rumah Bakal Diberi Tunjangan Uang

“Berdasarkan arahan Bapak Walikota, Pemkot akan membayar insentif melalui refocusing anggaran. Untuk tanggal pasti pencairan belum ada, tapi tinggal tunggu validasi dari inspektorat dan bisa dipastikan dalam waktu dekat,” jelasnya, Senin (12/7/2021).

Sponsored by MGID

Jamaluddin menjelaskan, pengalokasian insentif nakes dari APBD merupakan bentuk keberpihakan Pemkot Parepare pada kesejahteraan nakes, sehingga dapat menangani Covid-19 secara optimal.

“Kebijakan itu tidak lepas atas komitmen bapak Wali Kota Parepare dalam upaya memperjuangkan hak tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini sebagai garda terdepan berjuang menangani covid-19,” jelasnya.

Baca Juga : Alhamdulillah! Pemkot Parepare Lunasi Insentif Nakes, Menyusul Insentif Tenaga Vaksinasi

Ditempat lain, Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengungkapkan, pembayaran insentif awalnya menjadi kewajiban Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Namun kata dia, setelah berkoordinasi dengan BPK dan Inspektorat, Pemkot Parepare kemudian mengeluarkan kebijakan untuk mengcover insentif nakes menggunakan APBD Kota Parepare.

“Salah satu intervensi yang saya lakukan dalam memberikan hak-hak nakes sebagai ujung tombak yakni kebijakan penganggaran insentif nakes yang terhenti September 2020 lalu. Kami koordinasikan dengan BPK, dan BPK juga menilai bahwa kebijakan itu normatif dalam upaya penyelamatan di tengah situasi Covid-19,” ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu.

Baca Juga : Prioritaskan Nakes, Taufan Pawe Diundang Jadi Pembicara di Kemenkes RI

Berdasarkan data Pemkot Parepare, ada 310 nakes yang belum mendapatkan insentif sejak Oktober-Desember 2020.

Mereka adalah nakes dari Puskesmas dan RSU A.Makkasau dengan rincian, Dokter ahli 40 orang, Dokter umum 23 orang, Bidan atau perawat 173 orang, dan tenaga kesehatan lainnya 74 orang.

Selain tunggakan pada tahun 2020, pemerintah kota Parepare juga telah menyiapkan anggaran sebesar hampir Rp20 miliar di refocusing anggaran.

Penulis : Andi Fardi
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

OPD06 Desember 2021 20:47
Rangga Janji Perjuangkan Aspirasi Warga Saat Reses Bisa Terealisasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel Fachruddin Rangga kembali melakukan reses pada titik keempat di Kelurahan Pa’bundukang, Kecamat...
Berita Utama06 Desember 2021 20:13
Capaian Vaksinasi di Jeneponto Masih Rendah, Satgas Covid-19 Sulsel Turun Tangan
SULSELSATU.com, Jeneponto – Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sulsel turun tangan langsung melakukan vaksinasi di Jeneponto. Kedatangan tim Satgas Co...
Breaking News06 Desember 2021 20:05
Varian Omicron Terus Menyebar, Pemerintah Tunda Pemberangkatan Umroh Sampai Tahun 2022
SULSELSATU.com, JAKARTA – Varian Omicron terus menyebar ke sejumpah negara. Melihat kondisj tersebut, Pemerintah memutuskan untuk menunda pember...
Sponsored by MGID
Ekonomi06 Desember 2021 19:46
BRI Tanggap Bencana Semeru, Kerahkan Mobil Evakuasi dan Bangun Posko Bantuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Proses penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur masih terus berjala...