Logo Sulselsatu

Legislator PAN “Murka” Pemkab Jeneponto Lambat Serahkan Draf KUA PPAS

Dedy
Dedy

Selasa, 21 September 2021 17:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mulai disoroti oleh DPRD terkait lambatnya penyerahan Draf rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2021 dan APBD Pokok tahun anggaran 2022 ke DPRD Jeneponto.

Sorotan tersebut datang dari Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari Fraksi PAN, Asdin Basoddin Azis Beta. Kepada sulselsatu.com, Selasa (21/09/2021) Asdin mengaku sangat menyayangkan atas keterlambatan Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto dalam menyampaikan draf rancangan KUA PPAS.

“Keterlambatan ini adalah bentuk ketidakpatuhan Pemerintah Daerah terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku. Jika kita mengacu pada ketentuan yang ada, tentu penyerahan draf KUA PPAS bukan pada bulan September ini,”kata Asdin

Menurut Asdin, aturan penyerahan KUA PPAS sudah jelas, baik yang diatur dalam undang-undang, peraturan pemerintah, maupun Permendagri dan begitu pula diatur dalam Tata Tertib DPRD Kabupaten Jeneponto.

“Sebagimana dijelaskan bahwa Pemerintah Daerah menyampaikan rancangan KUA PPAS kepada DPRD paling lambat pada minggu kedua bulan Juli, kemudian paling lambat pada minggu kedua bulan Agustus, KUA PPAS sudah disepakati dan ditetapkan bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, “katanya.

Ketika Draf Rancangan KUA PPAS cepat diserahkan ke DPRD, makan selanjutnya akan dijadikan acuan untuk menyusun RKA oleh SKPD, tapi faktany sekarang pihak eksekutif baru menyerahkan dua draf KUA – PPAS ke DPRD pada minggu kedua bulan September.

“Yang diserahkan pada tanggal 13 September 2021 yakni draf KUA PPAS APBD Perubahan dan Pokok untuk tahun 2022. Idealnya yang diserahkan oleh Pemerintah Daerah pada minggu kedua bulan September ini adalah draf Rancangan APBD, bukan draf KUA PPAS,”katanya.

Untuk itu, Asdin berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto paham pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, bahwa paling lambat tanggal 30 September 2021 Rancangan APBD Perubahan tahun 2021 sudah harus disepakati dan ditetapkan bersama antara Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Jeneponto menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tahun 202I.

“Dengan menghitung waktu dari sekarang sampai dengan tanggal 30 September 2021 kata Asdin, maka sisa waktu yang efektif yang digunakan yakni hanya sisa satu minggu atau 7 hari kerja,”katanya.

Keterlambatan menyerahkan rancangan KUA PPAS lanjut kata Asdin, pasti akan berimplikasi dan mempengaruhi banyak hal, mulai dari proses penyusunan RKA SKPD dan RAPBD.

“Dengan waktu yang mepet tentu sudah tidak efektif lagi, begitu pula proses pembahasan rancangan APBD pasti dilaksanakan dengan tergesa gesa karena waktunya mepet. Nanti hasilnya menjadi tidak berkualitas, salah atai keliru karena kita kurang teliti lagi,” pungkasnya.

Ketua DPD PAN Jeneponto ini, menambahkan bahwa, hampir setiap tahunnya Pemkab Jeneponto selalu terlambat menyampaikan KUA PPAS.

“Tentu kami berharap kebiasaan seperti ini, jangan lagi terulang di masa yang akan datang, kita tidak ingin selalu jatuh dalam lubang yang sama, “jelas Asdin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...