Logo Sulselsatu

Dukung Pengembangan Potensi Unggulan Pedesaan, PT Vale Teken MoU Bersama Kementerian Desa & PDTT

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 08 Oktober 2021 19:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mendukung pengembangan terhadap potensi unggulan yang dimiliki sejumlah desa, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam mendukung komitmen tersebut, membuat nota kesepahaman bersama Kementerian Desa dan pemerintah setempat.

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) tersebut dibuat antara PT Vale Indonesia, Kementerian Desa dan PDTT, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

CEO PT Vale, Febriany Eddy mengatakan, wujud komitmen tersebut dihadirkan dengan melaksanakan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui pendekatan Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM).

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Program tersebut telah dilaksanakan sejak 2018 melalui sinergi kemitraan bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,” katanya, Jumat, (8/10/2021).

Program ini lanjutnya, digagas melalui kolaborasi multipihak antara PT Vale Indonesia, pemerintah dan masyarakat. Kerjasama tersebut dilakukan untuk mensinergikan program dan kegiatan yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pemberdayaan PT Vale di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Lingkup implementasi PPM-PKPM meliputi upaya pengembangan kawasan perdesaan yang dilakukan melalui penataan ruang dan menumbuhkan pusat-pusat layanan. Kedepannya, implementasi ini mengarah pada terbentuknya desa-desa berbasis potensi unggulan yang terbagi dalam 10 kawasan pengembangan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Kawasan pengembangan tersebut terdapat di empat kecamatan yakni Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Adapun 10 kawasan yang dikembangkan, yaitu:

1. Kawasan Wisata

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

2. Kawasan pertanian terpadu (Agropolitan)

3. Kawasan Pengembangan Perkebunan Lada

4. Kawasan Perdagangan dan Industri olahan Komoditas

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

5. Kawasan Peternakan dan Penunjang

6. Kawasan Agrowisata

7. Kawasan Peternakan dan Pengolahan Hasil Hutan Non-kayu

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

8. Kawasan Pesisir dan Industri Olahan Hasil Laut (Minapolitan)

9. Kawasan Perkotaan dan Layanan Jasa

10. Kawasan Penunjang Pertanian dan Peternakan

“Tujuan Program PKPM itu sendiri, mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi, dan atau pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan partisipatif dengan mengintegrasikan berbagai kebijakan, rencana, program, dan kegiatan para pemangku kepentingan pada kawasan yang ditetapkan. Hal ini dalam rangka memfasilitasi peningkatan produksi, daya saing, nilai tambah dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah terdampak operasi PT Vale Indonesia,” jelasnya.

 

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sri Wahyudi Astuti
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...