Logo Sulselsatu

Dinas Kesehatan Segera Cairkan Insentif Tim Detektor Makassar Recover

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 31 Oktober 2021 14:30

Tenaga kesehatan sedang menyuntikkan vaksin. Pemerintah menegaskan tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan yang berjuang dalam penanganan COVID-19. (Foto: Twitter Kemenkes RI).
Tenaga kesehatan sedang menyuntikkan vaksin. Pemerintah menegaskan tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan yang berjuang dalam penanganan COVID-19. (Foto: Twitter Kemenkes RI).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Kota Makassar saat ini tengah mengevaluasi dokumen relawan Tim Detektor Makassar Recover. Setelah dievaluasi dokumen tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Inspektorat demi percepatan proses pencairan insentifnya.

Plt Kadinkes Kota Makassar, Nursaidah Surajuddin, mengaku proses administrasi terkait pencairan insentif relawan tim detektor memang cukup memakan waktu. Apalagi, jumlah relawan ada 10 ribu orang.

“Alhamdulillah sudah berjalan, dokumen dari detektor sudah kami evaluasi di Dinkes untuk dilanjutkan ke Inspektorat, dan sudah ada beberapa yang tunggu pencairannya,” kata Nursaidah, Minggu (31/10/2021).

Baca Juga : Pembayaran Insentif Nakes Sulsel Masih Tunggu Hasil Verifikasi APIP

Dokter Ida, sapaan akrabnya, pun berharap seluruh proses administrasi itu segera rampung sehingga pembayaran insentif Tim Detektor Makassar Recover bisa rampung pada bulan November.

“Doakan saja mudah-mudahan November ini sudah bisa kita selesaikan semua dengan jumlah 10 ribu detektor yang ada di Makassar,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Makassar Recover Heni Handayani mengatakan penggelontoran anggaran untuk honor tim detektor harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena menggunakan dana biaya tak terduga alias BTT.

“Karena itu menggunakan dana BTT yang tidak ujuk-ujuk langsung dikeluarkan begitu saja. Ada syarat administrasi yang harus dipenuhi sehingga dana itu bisa dikeluarkan dan hak detektor bisa diberikan,” ucap Heni.

Diketahui, relawan tim Detektor Makassar Recover yang diterjunkan oleh Pemkot Makassar berjumlah 10 ribu orang. Masing-masing diberi honor Rp300 ribu. Sehingga total anggaran yang disiapkan sebesar Rp3 milliar.

“Alokasi anggaran Rp3 miliar. Jadi sementara perampungan laporan administrasi. Untuk eksekusi pembiayaannya itu ada di Dinkes,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...