Logo Sulselsatu

Komisi III DPRD Luwu Timur Pantau Aktivitas Tambang PT CLM terkait Keruhnya Sungai Malili

Andi
Andi

Selasa, 30 November 2021 12:08

Komisi III DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan ke lokasi Tambang Nickel PT CLM. Ist
Komisi III DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan ke lokasi Tambang Nickel PT CLM. Ist

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Komisi III DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan ke lokasi Tambang Nickel PT CLM mendapati fakta yang berbeda. Disedimen pond milik CLM air yang dilepas keluar menuju sungai Pongkeru sangat jernih, sementara kondisi air di Sungai Pongkeru sangat keruh.

”Saya pikir tidak tepat juga kalau CLM yang di tuduh satu -satunya sebagai penyumbang kekeruhan, karena saya lihat langsung dan sempat menyentuh air yang di sedimen pond milik CLM faktanya memang jernih airnya,” ungkap Badawi Alwi Ketua Komisi III DPRD Lutim saat meninjau sedimen pond CLM, Selasa (30/11/2021 ).

Menurut Badawi ada dua blok yang di kunjungi di lokasi CLM. Yaitu blok Landau dan blok Kande Api.

Baca Juga : Sinergi Pengendalian Banjir PT Vale Bersama Pemkab Lutim dan BBWS Pompengan Jeneberang Normalisasi Sungai Malili

Di Blok Landau sudah dibangun sedimen pondnya, bahkan kita juga melihat pihak CLM sudah membuat sebuah kolam genangan air untuk menampung limpasan air di bukaan lahan seluas 25 hektare yang ada di blok Landau. Air dari kolam genangan inilah memgalir masuk ke sedimen pond yang sudah dibuat dibagian hilir.

Buangan akhir air yang keluar di blok ini juga sudah jernih. Namun begitu kami sarankan agar sedimen pond yang sudah di buat masih harus dibenahi. Karena sistem pengendapan lumpurnya belum memadai.

”Mestinya setiap pintu air di setiap petakan sedimen pond di pasangi batu , agar lumpur yang hanyut dibawa air bisa dikendalikan lewat sistem panyaringan yang berlapis itu,” kata Badawi.

Baca Juga : DPRD Lutim Gelar Rapat Dengar Pendapat Terkait Pencemaran Sungai Malili

Saran ini diterima baik GM PT CLM Freddy Napitupulu, ia berjanji siap menindak lanjuti perbaikan tersebut.

Selanjutnya Komisi III meninjau lagi sedimen pond yang ada di blok Kande Api. Di tempat ini seluruh sedimen pond sudah berfungsi dengan baik.

”Kita lihat diatas tadi airnya sangat merah keruh, namun saat air tersebut masuk di pond A, terus ke Pond B. Selanjutnya masuk ke Pond C dan D kondisi air sudah jernih.

”Ini bagus, karena meski pun merah airnya diatas ketika sampai di pond terakhir yaitu pond D kondisi airnya tetap jernih . Ini membuktikan sistem penyaringan lumpur sudah baik. Buangan akhir inilah yang dilepas dan masuk ke sungai Pongkeru. ” ungkap Andi Baharuddin. Juga Anggota DPRD Lutim yang ikut melakukan peninjauan.

Anggota DPRD Lutim yang mengunjungi Lokasi sedimen pond CLM antara lain. Ketua Komisi III Badawi Alwi, Andi Baharuddin, dan Alfian Alwi. Hadir juga Nasir Dj Kabid Penaatan Lingkungan DLH Luwu Timur. KTT CLM Ahmad Suparna, GM CLM Freddy Napitupulu dan sejumlah karyawan CLM lainnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sucipto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...