Logo Sulselsatu

Ini Harapan Naoemi Octarina Untuk FKCA Yang Berusia 13 Tahun

Asrul
Asrul

Minggu, 09 Januari 2022 20:29

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, menghadiri 13 tahun Forum Kajian Cinta Alquran (FKCA), yang dilaksanakan di Baruga Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (9/1/2021).

Dalam sambutannya, Naoemi mengapresiasi program-program FKCA, dalam membumikan dan memaknai Alquran. Ia mengatakan, Alquran sebagai tuntunan hidup umat Islam, tidak hanya untuk dihafal atau dibaca, tetapi juga sangat perlu untuk mentadabburi Alquran.

“Kita harus membaca apa artinya. Setelah memahami artinya, apa maksudnya. Lalu, mengamalkannya. Jika ini bisa kita lakukan, maka negara kita akan aman dan damai,” kata isteri Andi Sudirman Sulaiman ini.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Inisiator komunitas Andalan Mengaji ini menuturkan, Islam adalah agama yang sempurna. Begitupun dengan kitab suci Alquran, yang didalamnya mengatur bagaimana seharusnya manusia hidup di dunia. Karena itu, sangat penting bagi umat Islam memahami apa arti dan maksudnya.

“Khususnya bagi para orangtua, agar bisa mendidik anak-anaknya menjadi anak yang memiliki akhlak qurani. Karena yang paling penting adalah adab,” ujarnya.

Iapun berharap, FKCA di usia ke-13 tahun ini bisa semakin gencar dalam program-programnya untuk membumikan Alquran, bersinergi dengan organisasi-organisasi Islam, serta pemerintah. Semakin berjaya, sukses, dan senantiasa berada di hati masyarakat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Sementara, Ketua Dewan Pembina FKCA, Andi Majdah, dalam kesempatan ini menceritakan bagaimana awal mula FKCA berdiri pada tahun 2009 lalu. Dimana, ketika itu muncul kegelisahan dari sekelompok ibu-ibu pengajian, yang belum memahami Alquran.

“Ada kerisauan kami dari kelompok pengajian. Kami berupaya menghapal, one day one ayat. Kami belajar membaca Alquran. Tapi, karena latar belakang kami bukan dari pesantren, kami agak kesulitan memahami. Akhirnya, kami terus mencari cara mudah dalam memahami Alquran. Dan ayat demi ayat kami tadabburi,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...