Logo Sulselsatu

Tinjau PKM di Bontoala, Wawali Makassar Edukasi Orangtua Cegah Stunting

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 15 Januari 2022 16:43

Wawali Makassar, Fatmawati Rusdi Tinjau PKM di Bontoala, (Ist).
Wawali Makassar, Fatmawati Rusdi Tinjau PKM di Bontoala, (Ist).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Usai meninjau Sabtu bersih di jalan poros Pongtiku Kecamatan Bontoala. Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi juga meninjau Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di wilayah kecamatan Bontoala.

Kedua pusat kesehatan yang dikunjunginya yakni; PKM Malimongan baru, d jalan Sultan Dg Raja, serta PKM Layang di jalan Tinumbu. Sabtu (15/1/2022).

Pada kesempatan itu, Wawali Fatmawati Rusdi menyerahkan bantuan berupa paket makanan tambahan kepada balita yang dibawah orangtuanya untuk memeriksakan pertumbuhan anaknya di Puskesmas tersebut.

Baca Juga : Dubes Manoj Kumar Jajaki Peluang Kerja Sama India-Makassar

Di kedua pusat kesehatan masyarakat ini, Wawali mengedukasi para orang tua bagaimana mencegah agar tidak mengalami indikasi stunting pada balita.

Menurut Fatmawati penanganan stunting, bagi anak di 0 hingga usia 5 tahun, perlu menjadi perhatian semua pihak.

“Generasi anak kita, adalah masa depan kota ini, jika saat ini, masih banyak anak anak kita mengalami masa pertumbuhan yang tidak normal, ini perlu menjadi perhatian serius kita bersama,” ucapnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Terima Bantuan CSR Bank Mandiri Taspen Rp100 Juta Tangani Stunting

Kondisi seperti ini, kata Fatmawati, sangat dibutuhkan peran orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi pertumbuhan anaknya,.

“Pemberian makanan sehat dan seimbang utamanya asupan sayur harus diperhatikan, jadi tidak harus makan daging saja, namun harus gizi yang seimbang,” ujarnya.

Selain itu, kata Fatmawati, mengatakan pendampingan ekstra dari Pos Yandu maupun Puskesmas setempat sangat diperlukan untuk memantau pertumbuhan bagi anak.

Baca Juga : Pemkab Gowa Masifkan Keterlibatan TPPS dan Satgas Percepatan Penanganan Stunting

“Saya mohon perhatian dan kerjasama dalam waktu tiga bulan kita pantau, kita harap hingga 2023 di kota Makassar, target kita sudah zero stunting,” jelasnya.

Selain masalah stunting, pendidikan karakter bagi anak anak juga menjadi perhatiannya, menurutnya di usia emas anak, sangat mudah menyerap apa yang dilihatnya sehingga dapat membentuk karakternya.

“Peran keluarga sangat penting untuk menanamkan budi pekerti dan akhlak yang baik, jadi keluarga memang punya peran besar membentuk karakter anak anak,” terangnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan USAID Terus Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...