Logo Sulselsatu

Pelantikan Andi Sudirman Jadi Gubernur Definitif Terkesan Diulur-ulur

Asrul
Asrul

Kamis, 24 Februari 2022 17:35

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (coklat) dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (coklat) dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jadwal pelantikan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel definitif hingga saat ini belum ada.

Padahal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel telah melaksanakan rapat paripurna pengusulan dan pengesahan Andi Sudirman sebagai gubernur definitif lebih dari sebulan, tepatnya 24 Januari 2022.

Bahkan pelantikan adik mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu terkesan diulur-ulur, diduga dalam rangka mencegah pengusulan Wakil Gubernur Sulsel untuk mendampingi Andi Sudirman.

Baca Juga : AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel

Untuk diketahui, bila Andi Sudirman Sulaiman tak dilantik sebagai gubernur definitif hingga 5 Maret 2022, maka posisi wakil gubernur tak akan terisi.

“Ini memang terkesan ada skenario untuk mengulur-ulur pelantikan gubernur definitif. Menurut kami (DPRD) itu tidak benar, makanya kami hari ini menyurat ke Kementerian Sekretariat Negara untuk mempertanyakan itu dan meminta agar dilakukan pelantikan segera,” kata Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah di ruang kerjanya, Kamis (24/2/2022).

Sebagai mitra pemerintahan, DPRD Sulsel kata Ulla sapaan Ni’matullah mengaku prihatin dengan kondisi sekarang dimana pemimpinnya masih pelaksana tugas.

Baca Juga : Jelang Musda Demokrat Sulsel, Ni’matullah Klaim Masih Pegang Mayoritas DPC

“Kami di DPRD ini betul-betul prihatin, dia (Andi Sudirman) masih sendiri dan belum definitif. Karena status Plt itu dalam mengambil kebijakan dan keputusan sangat terbatas. Jadi pemerintah pusat tidak boleh membiarkan dan menggantung ini barang,” jelas politisi Partai Demokrat tersebut.

Begitu banyak kebijakan di Sulsel kata Ulla yang harus dilaksanakan oleh Andi Sudirman, namun karena statusnya masih Plt hal itu tidak bisa dilakukan.

Andi Sudirman juga kewalahan melaksanakan tugasnya sebagai kepala pemerintahan, mengingat keterbatasan waktu dan alasan lain.

Baca Juga : Tak Sekadar Kampanye, Demokrat Sulsel Dorong Pelajar Pahami Politik Sejak Dini

“Masa pemerintah pusat membiarkan ini, seolah-olah tidak ada masalah. Bayangkan Plt ini juga sudah hampir satu tahun. Sulsel ini harus diurus seperti provinsi lain jangan dianggap tidak penting. Seolah-olah provinsi ini kecil dan kita sangat prihatin tindakan pemerintah pusat lambat menindaklanjuti surat kami,” demikian Ulla.

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid mengatakan pihaknya bersama partai pengusung Andi Sudirman akan mendorong pelantikan gubernur definitif secepat mungkin.

“Kita fokus mendorong pelantikan Pak Plt Gubernur untuk segera definitif, bahaya kan kalau sendirian, repot kalau (Wakil Gubernur Sulsel) kosong, ini kita tidak inginkan,” ujar Amri kepada wartawan saat Rakerwil PKS, Senin (14/2/2022).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...
Pendidikan05 November 2026 17:57
Pelindo Jasa Maritim Kenalkan Dunia Kemaritiman ke Pelajar Tuban
Sebanyak 125 siswa kelas XII SMAN 2 Tuban, Jawa Timur, mendapat kesempatan mengenal industri kepelabuhanan dan dunia kemaritiman melalui program Pelin...
Hukum05 November 2026 17:15
Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr M Syukri Akub, menyoroti penggunaan surat perint...